PENGARUH KOMPOSISI DAN TEMPERATUR RUANG TERHADAP FLUIDITAS PADUAN PERUNGGU TIMAH MELALUI INVESTMENT CASTING

Sugeng Slamet
Suyitno Suyitno

Sari


Abstrak

Logam perunggu merupakan paduan antara tembaga dengan timah yang lebih dikenal dengan paduan Cu-Sn. Perunggu merupakan paduan berbahan dasar tembaga yang telah lama digunakan untuk berbagai macam keperluan. Komposisi timah yang ada dalam paduan perunggu juga sangat menentukan sifat fisis yang dihasilkan. Perunggu selain digunakan  untuk membuat berbagai macam produk rumah tangga, asesories, komponen permesinan, juga digunakan untuk membuat alat musik gamelan. Keberhasilan proses pengecoran perunggu timah sangat dipengaruhi sifat mampu alir dan mampu isi pada cetakan.

Metode yang dilakukan adalah membuat paduan perunggu timah pada batas high tin bronze. Paduan yang digunakan yaitu Cu-(20,22, 24 dan 25%)Sn. Paduan perunggu dilakukan peleburan pada temperatur Tm, TS1 dan TS2. Pengujian fluiditas menggunakan jenis cetakan  investment casting dengan model cetakan Birmingham. Variasi rongga cetakan dibuat dengan ketebalan strip plat 1.5,2,3,4 dan 5 mm dengan panjang 400 mm. Temperatur cetakan saat penuangan pada temperatur rata-rata 300°C. Pengujian dilakukan dengan menentukan panjang fluiditas paduan perunggu pada beberapa komposisi dengan variasi temperatur penuangan..

Hasil pengujian menunjukkan panjang fluiditas mengalami penurunan dengan penambahan Sn pada temperatur lebur (Tm). Peningkatan temperatur Ts1 dan Ts2 mampu meningkatkan laju fluiditas. Peningkatan tebal strip plat meningkatkan laju fludititas pada setiap komposisi paduan perunggu timah. Laju fluiditas sangat penting untuk menghindari gagal produk terutama pada pembuatan produk cor berdinding tipis.

 

Kata kunci : fluiditas, komposisi paduan, perunggu timah, investment casting, temperatur tuang.


Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari views : 154| PDF views : 83

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.