PEMBUATAN “PIPE SHELVING” SEBAGAI CONTOH PRODUK AKHIR PROSES MANUFAKTUR

Kevin Fikri Wicakso

Sari


Abstrak

Perkembangan zaman semakin menuntut tingkat produktifitas semakin meningkat. Hal tersebut diakibatkan dengan semakin beragamnya permintaan customer dan diimbangi oleh semakin canggihnya teknologi, khusunya dibidang industri. Dengan adanya kepastian hal tersebut dimasa yang akan datang Universitas Al-Azhar Indonesia terutama fakultas teknik industri memiliki mata kuliah proses manufakur. Suatu produk dapat dibuat dengan berbagai cara, di mana pemilihan cara pembuatannya tergantung pada  jumlah produk yang dibuat akan mempengaruhi pemilihan proses pembuatan sebelum produksi dijalankan.Hal ini berkaitan dengan pertimbangan segi ekonomis.Praktikum proses manufakturini memiliki kendala dalam menentukan produk apa yang ingin dibuat dengan ketersediaan peralatan yang sudah terseia dikampus. Sehingga dibutuhkan pembuatan produk secara garis besar sehingga tidak terjadi keterbengkalaian alat alat yang tersedia. Sehingga didapatkan berupa pembuatan produk yang bernama pipe shelving. Pipe shelving sendiri memiliki tiga part utama yaitu flage lalu pipa besi dan alas kayu.

 

Kata kunci : Aseembly Chart, Bill of Material, Opration Processing Chart, TOWS Matrix

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari views : 104| PDF views : 310

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.