Work Conflict Pada Seorang Karyawan Yang Mengalami Bullying

Rooswita Santia Dewi
Muhammad Irfan Fauzan

Sari


Salah satu faktor yang mempengaruhi pekerjaan seseorang ialah faktor kepemimpinan. Faktor kepemimpinan ialah kualitas dalam memberikan dorongan semangat, arahan, dan dukungan yang diberikan manajer dan team leader. Namun, apabila seorang pemimpin tidak memberikan semangat dan dorongan kepada anggotanya bahkan seperti melakukan tindakan bullying kepada anggotanya, tentu saja hal tersebut membawa dampak negatif kepada anggotanya. Karyawan yang mengalami bullying akan kurang mampu mengatasi tugas sehari-sehari dan bekerja sama di lingkungan kerjanya. Hal tersebut dapat menimbulkan konflik dalam sebuah organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran work conflict pada seorang karyawan yang mengalami bullying. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa subyek memiliki konflik individu dengan koordinator di dalam organisasi yang dikarenakan perilaku bullying. Konflik yang terjadi antara subjek dan koordinator adalah konflik disfungsional. Hal tersebut membawa dampak negatif bagi subjek yaitu terhambatnya tujuan yang dikehendaki oleh organisasi.

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari views : 12| PDF views : 14

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Starcounter:
Web Analytics

Indexed by:



Creative Commons License
Jurnal Psikologi Perseptual work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.