PENENTUAN KUALITAS BIJI KOPI ARABIKA DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS PADA PERKEBUNAN KOPI LERENG GUNUNG KELIR JAMBU SEMARANG)

Wahyu Muhammad Kurniawan
Khafiizh Hastuti

Sari


Penentuan kualitas biji kopi memerlukan keahlian. Kriteria penentuan kualitas biji kopi mengacu pada penentuan kualitas biji kopi skala internasional. Perkebunan kopi Gunung Kelir Jambu Semarang merupakan salah satu perkebunan yang ada di Indonesia, menggunakan kriteria nilai kadar air, nilai cacat biji, dan ketinggian lahan untuk penentuan  kualitas kopi. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Heirarchy Process (AHP) yang dapat menghasilkan output berupa perangkingan yang dihitung berdasarkan input dan nilai bobot. Nilai bobot tersebut dapat disesuaikan dengan penentuan kriteria yang akan diterapkan. Hasil dari penelitian berupa suatu aplikasi yang dapat menentukan kualitas biji kopi dengan input kadar air, cacat biji, dan ketinggian lahan dengan menggunakan metode AHP.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v8i2.1358

Article Metrics

Sari views : 525| PDF views : 465

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: