UPAYA PENURUNAN EMISI SO2 DARI HASIL PEMBAKARAN BATUBARA PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) DENGAN MENGGUNAKAN FLUE GAS DESULFURIZATION (FGD) TIPE BASAH

Dina Purnamasari

Abstract


Abstrak

Batu bara merupakan bahan utama selain solar yang telah umum digunakan pada banyak industri. Sebut saja kelistrikan. Salah satu alasan terpentingnya adalah ketersediaan batu bara yang melimpah dan harganya yang relatif lebih murah dibandingkan sumber energi lainnya. Polutan terbesar dari pembakaran bahan bakar batu bara adalah emisi CO2, SO2 , partikel dan debu pengotor. Sulfur dioksida (SO2) merupakan salah satu emisi penting di instalasi pembangkit listrik (power plant) tenaga batubara. Dalam karya tulis ini, Penulis mengkaji tentang penggunaan flue gas desulfurization tipe basah dalam upaya untuk mengurangi emisi SO2. Flue Gas Desulfurization (FGD) tipe basah ini menggunakan bahan baku air laut sebagai media penyerap emisi sulfur dengan hasil samping berupa gypsum. Untuk mencapai upaya untuk mengurangi emisi SO2, dilakukan bebarapa tahapan yaitu melakukan pengumpulan data meliputi data teknis PLTU (terkait dengan emisi polutan), menganalisa data PLTU yang menggunakan flue gas desulfurization dan tidak menggunakan flue gas desulfurization. FGD dapat mengurangi emisi SO2 pada Unit 3 sebesar 43 % (103 menuju 58 mg/Nm3) dan sebesar 36,23% (87,82 menuju 56 mg/Nm3) pada Unit 4.

 

Kata kunci: Batubara, Flue Gas Desulfurization (FDG), PLTU


Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 1041| PDF views : 570

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.