PENGARUH TREATMENT AIR TERHADAP KUALITAS AIR DI DESA BALESARI KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG

Ahmad Mashadi
Muhammad Amin

Abstract


Abstrak

Air merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui dan untuk memenuhi kebutuhan manusia memerlukan air yang berkualitas, sementara itu kualitas air tanah dipengaruhi oleh sistem akifer dalam tanah. Secara kualitas air permukaan kurang baik bagi kesehatan, sedangkan kualitas air tanah lebih baik. Untuk konsumsi air bersih manusia harus ikuti Permenkes Nomor 416/MENKES/IX/1990 sebagai  acuan untuk memenuhi   syarat   sehat. Masyarakat   BalesariWindusari, Magelang mengkonsumsi air dari mata air Gendol dan Jambean, yang kualitas air mata air Gendol terdapat parameter Selenium melebihi ambang batas. Kelebihan kadar selenium bila dikonsumsi manusia menyebabkan mual, muntah, rambut kuku rontok, ruam di kulit dan kerusakan saraf, maka perlu dikaji upaya menurunkan kadar selenium. Berdasarkan kajian terdahulu bahwa metode saringan dapat menurunkan kadar selenium dan dengan memanaskan air diharapkan dapat menurunkan kadar selenium dalam air. Metode menurunkan kadar selenium dengan sampel dari pemanasan air pada suhu 80oC, 90oC, 100oC. Cara lain dengan cara air dilewatkan media saringan pasir, kerikil dan karbon aktif dengan 3 variasi tebal untuk tiap media filter sehingga tebal total 90 cm. tebal 1: kerikil 30 cm, pasir 30 cm, karbon aktif 30 cm, tebal 2: kerikil 30 cm, 35 cm, karbon aktif 25 cm dan tebal 3: kerikil 30 cm, pasir 40cm, karbon aktif 20 cm. Hasil kadar Se dari pemanasan 80oC = rata-rata 0,017 mg/lt, pemanasan 90oC = 0,013 mg/lt, 100oC = lebih kecil dari 0,01µg/l. Dari cara saringan untuk ke tiga variasi tebal kerikil, pasir, karbon aktif kadar Se =lebih kecil dari 0,01µg/lt. Kesimpulan bahwa semakin tinggi pemanasan kadar selenium semakin rendah dengan optimum pemanasan 100oC, untuk penyaringan dari ke tiga variasi dapat menurunkan selenium di bawah ambang batas.

 

Kata kunci: mata air, pemanasan, penyaringan, selenium

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 335| PDF views : 167

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.