KLASIFIKASI PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN METODE Algoritma C4.5 (Studi Kasus: Rumah Sakit Waluyojati Kraksan Probolinggo)

Moh. Jasri

Abstract


Abstrak

Angka penderita diabetes selama 50 tahun terakhir meningkat pesat seiring dengan meningkatnya angka kegemukan. Pada tahun 2010, diperkirakan ada 285 juta orang mengalami penyakit ini, dibandingkan ada 30 juta pasien pada tahun 1985. Komplikasi jangka panjang yang mungkin terjadi akibat kadar glukosa darah tinggi antara lain penyakit jantung, stroke, retinopati diabetes yang mempengaruhi penglihatan mata, gagal ginjal yang memerlukan dialisis, dan kurangnya sirkulasi darah di bagian tungkai yang mengharuskan dilakukan amputasi. Dari pemaparan tersebut jumlah penderita DM2 rentan dengan komplikasi dan bisa berakibat fatal bagi penderita. Dengan mengklasifikasikan jenis-jenis penyakit lain yang menyertai DM2 dengan tingkat akurasi yang tinggi, maka diharapkan sangat membantu dalam proses penanganan penyakit, sehingga bisa diatasi dengan langkah yang sangat tepat. Salah satu langkah yang sangat  tepat ialah klasifikasi.

Klasifikasi adalah salah satu solusi dalam data mining untuk mengurai permasalahan tersebut, dengan mengklasifikasikan jenis-jenis penyakit yang berhubungan dengan DM2 dengan menggunakan metode C4.5 dengan tujuan agar diketahui pola hubungan DM2 dengan penyakit lainnya, sehingga kita bisa memprediksi penyakit apa saja yang akan diderita dari pasien selain DM2.

Hasil dari penelitian ini adalah 10 tree penyakit yang dihasilkan dari data pola hidup dan data fisik pasien, dengan mengabungkan 10 tree adalah salah satu solusi agar penyakit yang lain tampil dalam klasifikasi penyakitnya. Bukan hanya fokus pada satu penyakit saja, dan akurasi dari 10 tree setelah dilakukan pemangkasan atau pruning menjadi rata-rata meningkat sebesar  1 %.

 

          Kata kunci: Klasifikasi, Data Mining, DM2, dan C4.5.


Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 1840| PDF views : 636

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.