DESAIN POLA STRUKTUR MAPPING SCHEMA UNTUK SINKRONISASI DAN INTEGRASI MULTIDATABASE TERDISTRIBUSI DALAM MENGELOLA DATA EPIDEMIOLOGI

Muslih -
Elkaf R
S Nurhendratno

Abstract


Abstrak
Pengaruh globalisasi terhadapap perusahaan yang semakin luas area bisnisnya, maka
organisasi menuntut inovasi teknologi informasi yang dapat mengelola peningkatan jumlah
data dan sekalabilitas jarak transaksi (antara sistem aplikasi dengan database maupun antar
database itu sendiri). Seperti pada pengelolaan data epidemiologi kesehatan, dimana sumber
data tersebar pada database yang ada pada berbaga ilokasi rumah sakit dan poliklinik pada
suatu wilayah kabupaten atau suatu kota tertentu. Permasalahannya database sumber (source)
bersifat heterogen sehingga mengalami potensi konflik (kesulitan) dalam melakukan integrasi
menuju pada pusat data epidemiologi (target) pada dinas kesehatan. Potensi konflik yang
terjadi adalah ketidak seragaman skema relasi (konflik skema), ketidak akuratan isi (konflik
data). Untuk itu dalam integrasi memerlukan analisis database sumber yang bersifat heterogen
dengan melakukan strukturisasi dan sinkronisasi sebagai persiapan integrasi data. Dengan
permasalahan integrasi antar database distribusi tersebut maka dalam penelitian ini bertujuan
mendesain arsitektur database terdistribusi dengan metode replikasi yang akan
diimplementasikan pada integrasi database epidemiologi sehingga akan didapatkan sebuah
arsitektur database terdistribusi yang bisa mengatasi ketersediaan data pada sistem surveilans
terpadu (SST). Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan suatu pengembangan
arsitektur basis data terdistribusi untuk pola sinkronisasi dan integrasi dengan metode replikasi
mapping schema. Metode replikasi mapping schema generator merupakan kemajuan dari
rekayasa konsep teknologi DDBMS (Distributed Database Management System) yang mampu
melakukan sinkronisasi (captures, routes, transforms) dan integrasi data yang bersifat
heterogen secara real-time. Tujuan jangka panjang dalam penelitian ini adalah merancang
teknologi dan aplikasi dalam mengembangkan teknik integrasi data dari berbagai ragam
aplikasi dan database tanpa harus menyeragamkan aplikasi dan database yang sudah ada.
Dengan demikian schema local dapat dipertahankan dalam mendapatkan schema global
melalui teori rekayasa sinkronisasi dan integrasi basis data. Sedangkan target khusus yang
akan dicapai adalah memperoleh model arsitektur database tersebar untuk integrasi data yang
dapat diterapkan dalam mengelola dan mengembangkan sistem informasi epidemiologi
terintegrasi pada dinas kesehatan dengan metode replikasi mapping schema . Metode penelitian
yang digunakan adalah dengan studi literatur dan studi lapangan. Setelah melakukan studi
awal kegiatan penelitian dilanjutkan dengan observasi dan studi pustaka, analisa permasalahan
dalam pernacangan arsitektur database. Tahapan berikutnaya adalah melakukan desain pola
integrasi database dan dilakukan uji integrasi dan replikasi untuk mendapatkan kesimpulan
integrasi antar database heterogen. Hasil dalam kasus penelitian ini adalah integrasi antar dua
relasi yang terjadi konflik (surveila_rs_A dan data_center_SST) menggunakan mapping schema
(relasi_map_ICD_X).

Kata kunci: DDBMS, schema global. Schema local, sinkronisasi

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 461| PDF views : 349

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.