REDESAIN HEADPHONE UNTUK MENUNJANG FAKTOR KENYAMANAN DAN KEAMANAN BAGI KESEHATAN DENGAN FOKUS PADA ERGONOMIC

Sriyanto -
Wiwik Budiman
Luthfillah Amin

Abstract


Abstrak
Berdasarkan hasil penelitian WHO tentang Hearing Loss, sebagian besar gangguan pendengaran disebabkan oleh pemakaian Headphone/Headset yang tidak terkontrol.
Mengenai tingkat pendengaran, Normal jika ambang dengar berkisar 0 25 dB, ringan jika ambang dengar berkisar antara >25 45 dB, sedang jika ambang dengar berkisar anatar >40 55 dB, berat jika ambang dengar berkisar >55 70 dB. Dalam penelitian tentang Global burden of hearing loss in the year 2000, penggunaan headphone dengan berlebihan justru
kemungkinan akan merusak telinga dan kerja otak kita. Hal ini dikarenakan ketidaknyamanan akan pemakaian karena intensitas volume bunyi yang dihasilkan tinggi lebih dari 75dB,
sehingga dikatakan gelombang intensitas bunyi melampaui ambang batas mendengar manusia. Sehingga dilakukan redesain headphone dengan pendekatan ergonomi. Salah satu metode yang dapat digunakan penelitian redesain headphone yang ergonomis adalah Quality Function Deployment (QFD). Dari hasil penelitian diidentifikasi perubahan volume (dB) dari
mixer ke headphone dengan memperhatikan delta yang digunakan. Pada identifikasi dilapangan, volume yang dihasilkan delta pemakaian Headphone adalah 74,4 dB sampai dengan 92,3 dB. Redesain Headphone disesuaikan dengan anthropometri pada ukuran kepala orang Indonesia dan dilengkapi dengan dB Warning Indicator serta memiliki berat kurang dari 7 ons sehingga ringan pada saat pemakaian serta meiliki gaya maksimal 0.122134 N dengan tegangan 4.498686 N/m.

Kata kunci: Ergonomic, Headphone, Hearing Loss, Quality Function Deployment (QFD)

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 112| PDF views : 192

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.