PENENTUAN LOKASI OPTIMAL SMALL RENEWABLE ENERGY PADA BUS KRITIS MENGGUNAKAN METODE BUS PARTICIPATION FACTOR (BPF)

Safrizal Safrizal

Abstract


Abstrak

Sejak krisis energi minyak melanda dunia tahun 1973, masalah energi menjadi topik utama dunia, menurunnya pasokan listrik dari PLN telah membuat banyak pihak dirugikan, pada sisi lain penetrasi DG pada jaringan listrik eksisting semakin meluas sehingga mampu meningkatkan rasio elektrifikasi. Sebelum penetrasi DG dilakukan diperlukan kajian feasibility study terlebih dahulu terhadap potensi sumber energy dan ukuran DG yang akan di inputkan pada jaringan system tenaga, termasuk di dalamnya perencanaan jaringan listrik masa depan dengan memperhatikan dampak positif dan negative yang akan ditimbulkan akibat penetrasi DG pada ukuran yang signifikan. Salah satu metode yang dipergunakan adalah Metode Bus Participation Factor (BPF) untuk mengetahui kondisi kritis sebuah bus, sehingga dimungkinkan untuk penetrasi DG pada bus tersebut, sehingga dampak negative dapat diminimalkan. Pada penelitian ini menunjukan bus terlemah pada system Jawa Bali terdapat pada bus 13 dengan minimum eigen value (81.322), bus mandi racan.

Kata kunci: Distributed Generation, Bus Participation Factor, Bus terlemah, Eigenvalue

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Abstract views : 175| PDF views : 206

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.