Pembuatan Alat Pengering Cabai dengan Sistem Efek Rumah Kaca Berbasis Panel Surya

Pande Putu Agus Santoso
Iklas Sanubary
Diah Mahmuda

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pengering cabai dengan sistem efek rumah kaca berbasis panel surya. Penelitian ini terdiri atas pembuatan alat dan uji fungsional. Pembuatan alat terdiri atas studi literatur, desain, persiapan alat dan bahan, serta manufacturing. Proses uji fungsional terdiri atas uji fungsional komponen elektronika dan uji fungsional ruang pengering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengering cabai dengan sistem efek rumah kaca berbasis panel surya ini memiliki ukuran panjang = 30 cm, lebar = 30 cm, dan tinggi = 120 cm. Alat ini memiliki dinding yang transparan sehingga panas matahari dapat masuk dan terperangkat didalamnya. Disamping itu alat ini juga dilengkapi dengan kolektor panas yang terbuat dari aluminium, batu hitam dan bagian atas ditutup dengan kaca, sehingga panas matahari dapat masuk, dioptimalkan dan disalurkan kedalam ruang pengering dengan menggunakan kipas input. Kipas input (mengalirkan udara panas dari kolektor panas ke ruang pengering) dan kipas output (menggerakkan uap air dari dalam ruang pengering ke luar) dihidupkan dengan menggunakan listrik yang bersumber dari panel surya. Hasi uji fungsional menunjukkan bahawa alat ini mampu meningkatkan suhu dan menurunkan kelembaban. Suhu rata-rata di dalam ruang pengering adalah 46,66oC atau 6,91oC lebih tinggi dibandingkan suhu rata-rata di luar alat. Kelembaban rata-rata di dalam ruang pengering adalah 15,64% atau 37,63% lebih rendah dibandingkan kelembaban rata-rata di luar alat.


Keywords


alat pengering, efek rumah kaca, panel surya, pembuatan, uji fungsional.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Pratama, D., Apriyanti, V. dan Gonerousdi. 2021. “Pengaruh Temperatur Pengeringan pada Alat Pengering Sistem Rotary Terhadap Kualitas Cabai Merah”. Jurnal Inovator. 4. 2, 45-48. [2] Mulyanto, T. dan Supriyono. 2019. “Proses Manufaktur Mesin Rotary Tipe Hibrida untuk Pengering Cabai”. Jurnal ASIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi. 1. 2, 125-132. [3] Santoso, P.P.A., Sanubary, I. dan Mahmuda, D. 2022. “Pembuatan Alat Pengering Cocopeat dengan Sistem Hybrid berbasis Panel Surya”. Jurnal Engine: Energi, Manufaktir, dan Material. 6. 2, 31-41. [4] Ramdani, H., Wicaksono, R. dan Fachruddin, M.A. 2018. “Penambahan Natrium Metabissulfit (Na2S2O5) terhadap Vitamin C dan Warna pada Proses Pengeringan Cabai Merah (Capsicum annuum L.) dengan Tunnel Dehydrator”. Jurnal Agronida. 4. 2, 88-97. [5] Ivanto, M., Taufik, M., Pertiwi, T., dan Hendrawan, A. 2022. “Rancang Bangun Alat Pengering Buah Pinang Menggunakan Metode Pembakaran Biomassa”. Agroindustrial Technology Journal. 6. 2, 92-105. [6] Febriana, W., et al. (2022). Metodologi Penelitian di Bidang Teknik. Yogyakarta: Deepublish. [7] Gunoto, P. dan Sofyan, S. 2020. “Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 Wp untuk Penerangan Lampu di Ruang Selasar Fakultas Teknik Universitas Riau Kepulauan”. Sigma Teknika. 3. 2, 96-106. [8] Artiyasa, M. (2022). PLTS di Indonesia. Bandung: Jejak Publisher. [9] Ramadhani, B. (2018). Intsalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Jakarta: Dos & Don’ts. [10] Santos, A.C., Asensio, E.R., dan Diez, D.B. (2019). Solar Power Technology Developments and Applications. New York: Nova Science Publishers. [11] Biksono, D. (2021). Teknik Pengeringan Dasar. Yogyakarta: Deepublish. [12] Montgomery, D. C. (2013). Design and analysis of experiments eigth edition. John Wiley & Sons, Inc: Arizona. [13] Hadi, S. 2015. “Laju Pengeringan Kapulaga Menggunakan Alat Pengering Efek Rumah Kaca dengan Bantuan Tungku Biomassa”. Jurnal Teknik Mesin. 5. 1, 49-58. [14] Suhendra dan Nopriandy, F. 2017. “Rancang Bangun dan Uji Kinerja Pengering Tipe Efek Rumah Kaca dengan Saluran Pengarah Udara Panas”. Rona Teknik Pertanian. 10. 2, 45-55. [15] Suhendra dan Nopriandy, F. 2018. “Analisis penggunaan batu serpih sebagai media penyimpan panas pada kolektor surya”. Turbo. 7. 2, 125-132. [16] Elfiana, E., Usman, U., dan Sami, M. 2021. “Desiminasi Oven Drying Vacuum (ODV) untuk Pengeringan Rempah Bandrek Siap Saji di Desa Kumbang, Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara”. Procceding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe. 5. 1, 2598-3954. [17] Khatir, R., Hardiyanti, U., dan Hartuti, S. 2022. Uji Performansi Alat Pengering Tipe Perowongan Hohenhiem Aceh dengan Aplikasi Proportional Integral Derivative Controller untuk Kipas Outlet. Rekayasa: Journal of Science and Technology. 15. 3, 308-3015. [18] Rahayuningtyas, A. dan Kuala, S.I. 2016. Pengaruh Suhu dan Kelembaban Udara pada Proses Pengeringan Singkong (Studi Kasus: Pengering Tipe Rak). Ethos (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat). 4. 1, 99-104.




DOI: https://doi.org/10.24176/crankshaft.v6i3.11585

Article Metrics

Abstract views : 79| PDF views : 62

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Indexed by:

gs      JournalStories Main logo

Flag Counter

Jurnal Crankshaft is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Dedicated to: