RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PADA FLEXSTEP UNTUK PENYANDANG DISABILITAS

fahresya dwi lutfiyanto
Rochmad Winarso
Qomaruddin Qomaruddin

Abstract


ABSTRAK

 

Tangga flexstep dirancang untuk berfungsi baik sebagai tangga biasa maupun sebagai lift kursi roda. FlexStep fleksibel dan sama-sama bermanfaat bagi para pejalan kaki dan pengguna kursi roda. FlexStep adalah solusi 2-in-1 yang inovatif dan menghemat ruang dibandingkan dengan menginstal tangga dan lift terpisah. Tujuan yang ingin dicapai dalam rancang bangun program sistem kontrol untuk mendapatkan gerakan yang terkonsep. Hasil rancang bangun sistem kontrol pada flexstep didapatkan nilai Perhitungan gerak flexstep dengan beban rangka adalah 50,66 detik sedangkan untuk menurunkannya membutuhkan waktu selama 47,79 detik. Semakin berat beban yang diangkat oleh flexstep maka semakin lama waktu yang dibutuhkan. Waktu untuk menurunkan flexstep dengan beban hampir sama dengan waktu menurunkan flexstep tanpa beban.

 

Kata Kunci: Disabilitas, Aksesibilitas, Fasilitas Publik.

 

 

ABSTRACT

 

        The flexstep ladder is designed to function both as a regular ladder and as a wheelchair lift. Flexstep is flexible and equally beneficial for pedestrians and wheelchair users. Flexstep is an innovative 2-in-1 solution that saves space compared to installing separate stairs and lifts. The goal to be achieved in the design of the control system program is to get the conceptualized movement. The results of the control system design on the flexstep value obtained. Calculation of flexstep motion with frame load is 50.66 seconds, while it takes 47.79 seconds to reduce it. The heavier the load lifted by the flexstep, the longer it will take. The time for lowering the flexstep with a load is almost the same as the time for lowering the flexstep without a load. 

Keywords: Disability, Accesibility, Public Facilities.

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


DAFTAR PUSTAKA

Wardhani, Y. F. and Paramita, A. (2016), ‘Pelayanan Kesehatan Mental Dalam Hubungannya Dengan Disabilitas dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia (Analisis Lanjut Riskesdas 2007 Dan 2013)’, Buletin Penelitian Sistem Kesehatan.

Susanto, E. and Sudiro (2018), ‘Studi kajian tingkat aksesibilitas pada fasilitas publik bagi penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus) dikota surakarta’, 5, p. 20

Kahimpong, R. L., Umboh, M. and Maluegha, B. (2017), ‘Rancang Bangun Penggerak Alat jemur Pakaian Otomatis berbasis Arduino Uno Atmega328’, 6(1), pp. 69–81.

Hrtika Ruri, Sumaryanti 2016, Perancangan Sistem Suka-Tutup Pintu Air Otomatis Di Muara/Waduk Menggunakan Sensor Infra Red Dan Photo Dioda Dengan Tampilan LCD Berbasis Arduino Uno Atmega-328, UPI YPTK,Padang.

Marwandianto, M. (2018), ‘Pelayanan Transportasi Publik yang Mudah Diakses oleh Penyandang Disabilitas dalam Perspektif HAM’, Jurnal HAM. doi: 10.30641/ham.2018.9.175-190.

Putri, R. A. (2017), 'Presepsi Penyandang Difabel A (Tuna Netra) Terhadap Pentngnya Pelatihan Pemilih Pemula Di Kabupaten Bayuwangi' ,Web Jurnal Online ; Jurnal.Unmuhjember.ac.id.

Adriansyah, A. and Hidyatama, O. (2013), ‘Rancang Bangun Prototipe Elevator Menggunakan Microcontroller Arduino Atmega 328P’, Jurnal Teknologi Elektro. doi: 10.22441/jte.v4i3.753.




DOI: https://doi.org/10.24176/crankshaft.v4i2.6667

Article Metrics

Abstract views : 9| PDF views : 6

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.