MENGEMBANGKAN KESIAPAN MENTAL CALON TKW ADAN KELUARGANYA

Santoso Santoso

Sari


Ketidakstabilan kondisi mental dan emosional dirasakan oleh seseorang yang akan meninggalkan keluarganya atau meninggalkan seseorang yang dicintainya, dan atau sebaliknya ketidakstabilan metal dan emosional juga dirasakan oleh keluarga atau orang-orang yang ditinggalkannya. Sikap mental yang dimaksudkan disini adalah kesiapan mental calon TKW dan keluarganya dalam menghadapi berbagai krisis psikologis, konflik psikis dan goncangan batin dalam menghadapi berbagai perubahan yang muncul baik dari dalam diri sendiri, keluarga, maupun permasalahan yang muncul di tempat penampungan maupun ditempat kerja di luar negeri. Mengembangkan kesipan mental bagi calon TKW dan keluarganya, sebagai upaya mempersiapan mental para calon TKW dan keluargnya dalam menghadapi berbagai krisis psikologis, konflik psikis dan goncangan batin karena adanya berbagai perubahan dari dalam diri, keluarga maupun tempat penampungan. Aspek kesiapan mental yang dikembangkan yaitu kematangan emosional, rasa percaya diri, dan kemampuan mengatasi masalah untuk membangun keutuhan rumah tangga yang harmonis.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24176/jkg.v1i1.291

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View Jurnal Konseling Gusjigang Statistic

Indexed by:

 Tools:

 

Anti Plagiarism:

 

 Flag Counter

Jurnal Konseling Gusjigang by Program Studi Bimbingan dan Konseling University of Muria Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.

Dedicated to: