PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD DALAM TOKOH UTAMA NOVEL MARRYING MR. PERFECT KARYA MILEA

Isna Fatkhur Rohmah
Maulintia Fajriati
Yenny Lusianasari

Abstract


Abstract

The main character is an important part of a story. The depiction of the main character can be related to psychology or the character's personality, because the main character has a strong character and is associated with certain psychological turmoil. The main character in the novel Marrying Mr. Perfect can be studied by using Sigmund Freud's literary psychology approach. The research method used is a qualitative method, with data sources obtained from the novel Marrying Mr. Perfect in the form of words, sentences, and paragraphs. The results of the study there are 6 personality structures id, 6 ego, and 10 superego. Based on these data, the ego is more dominated by the ego of Andre, while the superego is more dominated by Kendra. This shows that Kendra acts based on rational thinking about right and wrong, besides that Kendra's high superego makes him a wise figure in acting. While Andre acts more based on his ego, so that his actions sometimes hurt Kendra without him knowing it.

 

Abstrak

Tokoh utama merupakan bagian penting dari sebuah cerita. Penggambaran tokoh utama dapat dikaitkan dengan psikologis atau karakter kepribadian tokoh, karena tokoh utama memiliki karakter yang kuat dan berhubungan dengan gejolak psikologis tertentu. Karakter tokoh utama dalam novel Marrying Mr. Perfect dapat dikaji dengan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan sumber data diperoleh dari novel Marrying Mr. Perfect yang berupa kata, kalimat, dan paragraf. Hasil penelitian terdapat 6 struktur kepribadian id, 6 ego, dan 10 superego. Berdasarkan data tersebut ego lebih di dominasi oleh ego dari Andre, sedangkan bagian superego lebih didominasi oleh Kendra. Hal ini menunjukan bahwa Kendra bertindak berdasarkan pemikiran rasional akan benar dan salah, selain itu superego Kendra yang tinggi menjadikan dia sosok yang bijak dalam bertindak. Sedangkan Andre lebih banyak bertindak berdasarkan egonya, sehingga tindakannya terkadang menyakitin Kendra tanpa dia sadari.


Keywords


literature; main character; novel; psychoanalysis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Salam, H. B. (2021). PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD PADA TOKOH UTAMA NOVEL SYAHADAT CINTA KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY . cross-border , 319-355.

Asteka, P. (2018). KAJIAN PSIKOLOGI SIGMUND FREUD DALAM NOVEL SETETES EMBUN CINTA NIYALA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY . Bahtera Indonesia , 8-12.

Minderop, A. (2010). Psikologi Sastra: karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.

Lina Suprapto, A. B. (2014). KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI KARAKTER NOVEL 9 DARI NADIRA KARYA LEILA S. CHUDORI. BASASTRA Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya , 2, 1-15.

SitiRokhana. (2009). ANALISIS TOKOH UTAMA DENGAN TEORI PSIKOANALISA SIGMUND FREUD PADA CERPEN HANA 「鼻」 KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE. Semarang: Universitas Negeri Semarang (Skripsi).

Setyorini, R. (2017). ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH MARNI KAJIAN PSIKOLOGI SIGMUND FREUD DALAM NOVEL ENTROK KARYA OKKY MADASARI. Kajian LInguistik dan Sastra , 12-24.

Rahman, F. (2021). Psikologi Tokoh dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudori (Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud). Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , 176-194.

Suprapto. (2018). KEPRIBADIAN TOKOH DALAM NOVEL JALAN TAK ADA UJUNG KARYA MUCHTAR LUBIS KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD . Metafora , 54-69.

Nurgiyantoro, B. (2015). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada Universiti Press.

Faruk. (2020). Metode Penelitian Sastra: Sebuah Perjalanan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Article Metrics

Abstract views : 436| PDF views : 1134

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.