KAJIAN MACAM MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) PADA SISTEM HIDROPONIK DRIP IRRIGATION

Veronica Krestiani
Hadi Supriyo

Abstract


Abstrak

Selada (Lactuca sativa L) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik. Pemberian air ke tanaman disalurkan langsung ke daerah perakaran tanaman sehingga penggunaan sistem irigasi tetes ini sangat efektif dan efisien dalam hal penggunaaan air yaitu memiliki efisiensi irigasi mencapai 90%. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pladen Kecamatan Jekulo Kudus mulai bulan November-Desember 2018, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah macam media tanam yang terbagi menjadi 3 level yaitu M₁ (media pasir), M₂ (media arang sekam), M₃ (media cocopeat). Sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi nutrisi AB Mix yang dibagi menjadi 3 level yaitu K₁ (750 ppm), K₂ (1000 ppm), K₃ (1250 ppm).Perlakuan macam media tanam sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada sistem hidroponik drip irrigation. Ditunjukkan pada semua parameter yakni tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang akar, brangkasan segar akar, brangkasan segar tajuk, brangkasan kering akar, dan brangkasan kering tajuk.Perlakuan konsentrasi nutrisi AB Mix sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada sistem hidroponik drip irrigation. Hal ini ditunjukkan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panajang akar, brangakasan segar akar, barangkasan segar tajuk, brangkasan kering akar, dan brangkasan kering tajuk. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi pada parameter brangkasan kering akar dan brangkasan kering tajuk

Abstract

Lettuce (Lactuca sativa L) is one of the horticultural commodities that has quite good prospects and commercial value. The increasing number of Indonesians and the increasing awareness of the population of nutritional needs have led to an increase in the demand for vegetables. The provision of water to plants is channeled directly to the root area of the plant so that the use of this drip irrigation system is very effective and efficient in terms of water use, which has an irrigation efficiency of up to 90%. This research was carried out in Pladen Village, Jekulo Kudus District from November to December 2018, using a Complete Group Randomized Design (RAKL) consisting of 2 factors with 3 tests. The first factor is the type of planting media which is divided into 3 levels, namely M₁ (sand media), M₂ (husk charcoal media), M₃ (cocopeat media). While the second factor is the nutritional concentration of AB Mix which is divided into 3 levels, namely K₁ (750 ppm), K₂ (1000 ppm), K₃ (1250 ppm). The treatment of various planting media is very significantly influential on the growth and yield of lettuce plants in the drip irrigation hydroponic system. Shown in all parameters, namely plant height, number of leaves, leaf length, root length, fresh root brangkasan, fresh brangkasan header, dry root brangkasan, and canopy dry brangkasan. Ab Mix nutrient concentration treatment has a significant effect on lettuce plant growth and yield in the drip irrigation hydroponic system. This is indicated in the parameters of plant height, number of leaves, leaf length, root length, fresh root brangakasan, fresh canopy stuff, dry root brangkasan, and dry canopy brangkasan. The results of this study showed an interaction in the parameters of dry root brangkasan and header dry brangkasan

Keywords


tanaman selada;macam media tanam;konsentrasi AB mix;drip irrigation

References


Aziz, S.A dan Susila A.D. 2003. Pengaruh Umur Bibit dalam Konsentrasi Hara terhadap Pertumbuhan dan Produksi Selada (Lactuca Sativa L.) pada Teknologi Hidroponik Sistem Terapung. Departeman Agronomi dan Hortikultura, IPB Budiharjo, M.U.T. 2017. Pengaruh Macam Media Tanam dan Konsentrasi AB Mix terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada ( Lactuca sativa L. ) Hidroponik dengan Sistem Wick. Skripsi Studi Strata I Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus. Kudus Edison, S. 2015. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Majemuk terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada secara Hidroponik. Skripsi Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru. Riau Pekanbaru : tidak diterbitkan. Hasriani, dkk.2013. Kajian serbuk sabut kelapa (cocopeat) sebagai media tanam.Fakultas teknologi pertanian.IPB Hendra, H.A dan Agus, A. 2014. Bertanam Sayuran Hidroponik Ala Paktani Hydrofarm. Jakarta ; PT Agromedia Pustaka. Irawan, A. Dan Kafiar, Y. 2015. Pemanfaatan Cocopeat dan Arang Sekam Padi sebagai Media Tanam Bibit Cempaka (Elmerrillia Ovalis). Jurnal Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. 1 (4) : 805 – 808. Kasiran. 2006. Teknologi Irigasi Tetes “Ro Drip” untuk Budidaya Tanaman Sayuran di Lahan Kering Dataran Rendah. Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia. Vol. 8 (1) : 26-30 Mas’ud, H. 2009. Sistem Hidroponik dengan Nutrisi dan Media Tanam Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada. Program Studi BudidayaPertanian. Fakultas Pertanian.Universitas Tadulako.Palu Mechram, S. 2006. Aplikasi Teknik Irigasi Tetes Dan Komposisi Media Tanam Pada Selada (Lactuca Sativa). Staf Pengajar Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Setyaningrum, D.A. dkk. 2014. Aplikasi Sistem Irigasi Tetes pada Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Jurnal Teknik Pertanian Lampungvol.3, No. 2: 127-140 Zailani, M.2017. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) terhadap Interval Waktu Penyiraman pada Berbagai Media Hidroponik. Fakultas Pertanian, Universitas Medan Area, Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.24176/mjagrotek.v1i1.8250

Article Metrics

Abstract views : 857| PDF (Bahasa Indonesia) views : 884

Refbacks

  • There are currently no refbacks.