ANALISA TEGANGAN SCREW CONVEYOR PADA MESIN PENCAMPUR GARAM DAN IODIUM SESUAI SNI 3556 DENGAN METODE ELEMEN HINGGA

Aenor Rofeg
Masruki Kabib

Abstract


Mesin pencampur garam dan iodium adalah suatu alat yang digunakan untuk pencampuran garam dan iodium dengan menggunakan screw conveyor dengan aliran KIO3, disyaratkan sistem  pencampurannya secara kontinyu agar pencampuran garam dan iodium dapat homogen untuk  memenuhi standar SNI 3556. Kekuatan screw conveyor menjadi faktor pertimbangan perlunya pengkajian lanjut tentang sebab kegagalannya, akibat faktor internal atau faktor eksternal, seperti pengaruh bahan material, pengoperasia, lingkungan atau pembebanan serta mengetahui seberapa besar nilai pembebanan dan kerusakannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa tegangan screw conveyor dengan metode elemen hingga. Metode yang di gunakan adalah melakukan analisa tegangan, displacement dan safety factor  dengan beban statis pada screw conveyor menggunakan metode lemen hingga. Salah satu hal utama mekanika bahan adalah menyelidiki tahanan dalam berupa reaksi atau gaya-gaya dalam dan deformasi. Hasil penelitian adalah tegangan maksimun von misses 8.16969 MPa, displacement yang terjadi pada screw conveyor mesin pencampuran garam dan iodium adalah sebesar 0,0792 mm dan safety factor 15 ul. Tegangan dan displacement masih sangat aman dari batas kritis dan mesin dapat beroperasi dengan baik.


Keywords


beban statis; garam dan iodium; tegangan; screw conveyor; software inventor

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


M. Akhiruddin, “nalisis Kadar Kalium Iodat (KIO3) dalam Garam Dapur dengan Menggunakan Metode Iodometri yang Beredar di Pasar Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu,” Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2011.

W. Broto and H. Kusumayanti, “Perbaikan Proses Iodisasi Garam Dengan Sistem Injeksi,” Gema Teknol., pp. 78–81, 2007.

M. Nur, I. Marhaendrajaya, Sugito, T. Windarti, Arnelli, and R. Hastuti, “Pengayaan Yodium dan Kadar NaCl pada Garam Krosok Enrichment of Iodium and Sodium Cloride in the Traditional Salt become,” J. Sains dan Mat., vol. 21, no. 1, pp. 1–6, 2013.

C. Wisnu, “Determination of iodine species content in iodized salt and foodstuff during cooking,” Int. Food Res. J., vol. 15, no. 3, pp. 325–330, 2008.

S. Ranganathan, S. Sundaresan, I. Raghavendra, and S. Kalyani, “Dry mixing technique for the large scale production of iodine fortified salt in India,” Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, vol. 6, no. 2. pp. 92–94, 1997.

Hartati et al, “Yodisasi garam rakyat dengan sistem screw injection,” Gema Teknol., vol. 17, no. 4, pp. 160–163, 2014.

A. R. Basyir, “Perancangan Unit Transfer (Secrew Cobveyor) Pada Mesin Pengisi Polibag Untuk Meningkatkan Efektifitas kinerja Di Bidang Pembibitan,” J. Citra Widya Edukasi, vol. IX, no. 2, pp. 60–67, 2017.

Sabardiyanto and N. Iskandar, “Analisis Mekanik Screw Conveyor Tubula Berdiameter 200 mm,” Tek. Mesin, vol. 4, no. 2, pp. 178–186, 2016.

American Society for Testing and Materials, “ASTM A240: Standard Specification for Chromium and Chromium-Nickel Stainless Steel Plate , Sheet , and Strip for Pressure Vessels and for General Applications,” ASTM Int., vol. I, p. 12, 2004.




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v9i2.2452

Article Metrics

Abstract views : 1108| PDF views : 1034

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: