IMPLEMENTASI METODE FORWARD CHAINING UNTUK MENDIAGNOSIS ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN (OPT) KOPI

Andy Victor Pakpahan
Doni Doni

Abstract


Organisme pengganggu tanaman (OPT) adalah semua organisme yang dapat menyebabkan dan menimbulkan kerusakan fisik, gangguan fisiologi dan biokimia, atau kompetisi hara terhadap tanaman budidaya. Penanggulangan dan pengendalian terhadap OPT harus dilakukan secara cepat dan tepat agar tidak menimbulkan permasalahan lain yang bersifat ekologi, sosial maupun ekonomi. Salah satu tanaman budidaya yang sering diserang oleh OPT adalah tanaman kopi. Tanaman kopi merupakan salah satu komoditas unggulan dan strategis di Jawa Barat yang mempunyai peran cukup penting dalam perekonomian masyarakat Jawa Barat. Edukasi pengendalian OPT di Jawa Barat belum berjalan secara merata dikarenakan letak geografis antar perkebunan sangat jauh satu sama lain. Hal ini berdampak terhadap minimnya pemahaman para petani terhadap pengendalian OPT dan buruknya kualitas kopi yang dihasilkan oleh para petani. Penulis bermaksud akan membuatkan aplikasi sistem pakar berbasis web untuk menjembatani dan mengakomodasi bentuk edukasi yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tidak terbatas oleh letak geografis. Melalui aplikasi ini petani dapat mendiagnosis, mendapatkan informasi gejala serta cara pengendalian OPT Kopi yang terjadi. Untuk melakukan diagnosis, penulis menggunakan teknik Forward Chaining dalam melakukan penelusuran kemungkinan gejala-gejala yang ada sampai dengan menemukan rekomendasi OPT yang berkesesuaian dengan hasil penelusuran gejala yang ditelusuri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun dapat digunakan sebagai media konsultasi sekaligus memudahkan petani dalam menentukan cara pengendalian yang tepat terhadap serangan OPT Kopi yang terjadi tanpa harus berkonsultasi lebih lanjut dengan pihak atau dinas terkait.

Keywords


organisme pengganggu tanaman; forward chaining; aplikasi; kopi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


D. P. P. J. Barat, 3 Oktober 2016. [Online]. Available: http://disbun.jabarprov.go.id/bptp/id/post-detail/110/Tanaman-Kopi-Jawa-Barat Berperan-Strategis-Dalam-Rangka-Hari-Kopi-Internasional-2016. [Accessed 30 November 2018].

B. P. d. P. Pertanian, Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kopi, Jakarta: Indonesian Agency For Agricultural Research and Development (IAARD) Press, 2015.

B. P. T. P. P. J. Barat, "Laporan Serangan OPT Penting Tanaman Kopi di Wilayah Provinsi Jawa Barat Periode Triwulan IV Tahun 2017," Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Bandung, 2017.

F. Diyasti, Y. Astuti, C. Subarjah and N. Isnaini, Pengenalan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), Jakarta:Direktorat Perlindungan Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, 2017.

A. A. Putri, "BPTP Jawa Barat," 31 Agustus 2017. [Online]. Available: http://disbun.jabarprov.go.id/bptp/en/post-detail/204/Uji-Coba-Teknologi-Terbaru-untuk- Pengendalian-OPT-pada-Tanaman-Kopi-di Kabupaten-Bandung.[Accessed 4 Desember 2018].

M. Silmi, E. A. Sarwoko and K. , "Sistem Pakar Berbasis Web dan Mobile Web Untuk Mendiagnosis Penyakit Darah Pada Manusia Dengan Menggunakan Metode Inferensi Forward Chaining," Jurnal Masyarakat Informatika, vol. 4, no. 7, pp. 31-38, 2013.

G. A. K. Tutik, R. Delima and U. Proboyekti, "Penerapan Forward Chaining Pada Program Diagnosa Anak Penderita Autisme," Jurnal Informatika, vol. 5, no. 2, pp. 1-15, 2018.

S. Rakasiwi and T. S. Albastomi, "Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Udang Vannamei Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web," Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer, vol. 8, no. 2, p. 647, 2017.

R. A. S. and M. Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek, Bandung: INFORMATIKA, 2015.

F. Diyasti, Y. Astuti, C. Subarjah and N. Isnaini, Pengenalan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Tanaman Kopi, Jakarta: Direktorat Perlindungan Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, 2017.




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v10i1.2800

Article Metrics

Abstract views : 79| PDF views : 113

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: