ANALISA EFISIENSI PEMBUATAN ETHANOL DARI BAHAN BAKU SHORGUM MENGGUNAKAN DISTILATOR REFLUK BERTINGKAT

Rochmad Winarso
Noor Yulita Dwi Setyaningsih
Imam Abdul Rozaq

Abstract


Isu utama di bidang penyediaan energi adalah semakin menipisnya cadangan energi yang bersumber dari perut bumi namun sebaliknya tingkat konsumsi energi justru semakin meningkat. Permasalahan energi saat ini bukan lagi masalah suatu negara tetapi telah menjadi permasalahan global. Proses pengembangan bioethanol di Indonesia saat ini belum dapat memenuhi target tersebut. Beberapa kendala diantaranya adalah pasokan bahan baku yang belum lancar, penguasaan teknologi pengolahan yang kurang efisien dan gangguan lingkungan akibat limbah. Rencana kerja dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi sorghum sebagai bahan baku pembuatan bioethanol dan mengetahui pengaruh perubahan lama fermentasi terhadap kadar dan volume bioethanol yang dihasilkan. Untuk mengetahui semua itu pertama yang dilakukan adalah pemilihan bahan baku yang baik, kemudian proses fermentasi yang selanjutnya dilakukan distilasi dan proses akhir adalah dehidrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik, dimana bahan baku shorgum dapat menghasilkan kadar ethanol. Kadar ethanol yang dihasilkan dipengaruhi oleh lamanya waktu destilasi. Dimana saat waktu yang digunakan 30 menit, kadar ethanol yang dihasilkan sebesar 85% dengan volume hasil ethanol yang dihasilkan kisaran 667ml untuk jenis shorgum merah. Sedangkan untuk jenis shorgum putih dengan waktu destilasi yang sama didapatkan hasil bahwa kadar ethanol yang dihasilkan sebesar 83% dengan volume hasil ethanol kisaran 510ml. Sehingga dapat dikatakan bahan baku shorgum merah lebih baik dibandingkan dengan bahan baku shorgum putih.


Keywords


efisiensi; shorgum; ethanol; distilator

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Y. Joko Santoso, “Analisis Prakiraan Kebutuhan Energi Nasional Jangka Panjang Di Indonesia,”2009.

A. Lubis, “Energi Terabrukan Dalam Pembangunan Berkelanjutan,” J. Tek. Lingkung., vol. 8, no. 2, pp. 156–163, 2007.

A. H. Erliza Hambali, Siti Mujdalifah, Teknologi Bioenergi. 2007.

G. Puspitasari, D. Kastono, S. Waluyo, Sumarmo, and Karsono, “Pertumbuhan Dan Hasil Sorgum Manis (Sorghum Bicolor (L.) Moench) Tanam Baru Dan Ratoon Pada Jarak Tanam Berbeda Growth,” p. 12, 2012.

M. P. Sirappa, “Prospek Pengembangan Sorgum di Indonesia sebagai Komoditas Alternatif untuk Uangan, Pakan, dan Industri,” J. Litbang Pertan., vol. 22, no. 4, pp. 133–140, 2003.

Sihono, M. I. Wijaya, and S. Human, “Perbaikan Kualitas Sorgum Manis Melalui Teknik Mutasi untuk Bioetanol,” pp. 978–979, 2010.

A. Almodares and M. R. Hadi, “Production of bioethanol from sweet sorghum : A review,” African J. Agric. Res., vol. 4, no. 9, pp. 772–780, 2014.

R. Winarso, B. S. Nugraha, and T. Santoso, “Pengembangan Alat Destilator Bioetanol Model Refluk Bertingkat Dengan Bahan Baku Singkong,” J.SIMETRIS, vol. 5, no. 2, pp. 97–104, 2014.

R. Winarso, B. S. Nugraha, A. Muttaqin, and N. Rofiudin, “Pengembangan Alat Destilator Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Alternatif,” Pros. SNST Fak. Tek. Univ. Wahid Hasyim Semarang, vol. 1, no. 1, pp. 7–12, 2016.

R. Winarso and B. S. Nugraha, “Pengembangan Alat Dehydrator Bioetanol Model Bath,” Pros.SNATIF, vol. 2, no. 1, pp. 435–440, 2015.




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v10i1.2849

Article Metrics

Abstract views : 91| PDF views : 106

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: