PEMANFAATAN NOTIFIKASI TELEGRAM UNTUK MONITORING JARINGAN

Febriyanti Panjaitan - [ https://orcid.org/0000-0002-4905-5876 ]
Rusmin Syafari

Abstract


Pemantauan   server   jaringan   komputer   sangat   penting   dilakukan   untuk   mempermudah seorang administrator dalam mengamati dan mengontrol sistem jaringan yang terpasang. Server harus mendapatkan perhatian yang lebih karena memiliki celah kelemahan yang bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada salah satu perguruan tinggi yang ada di sumatera selatan pada Tahun

2017 pernah mendapatkan sebuah serangan yaitu pada situs web sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan tampilan (deface). Berdasarkan data yang didapat bahwa sistem pada server terdapat port yang cukup banyak terbuka seperti pada port 80 hypertext transfer protocol (http), port 22 secure shell (SSH) dan port 21 ftp server. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu membuat model sistem monitoring serangan pada jaringan menggunakan snort dengan notifikasi Telegram untuk mendeteksi ada atau tidaknya serangan yang masuk kedalam sistem. Untuk melakukan deteksi serangan tersebut, maka digunakan IDS (Intrusion Detection System) sebagai perangkat dalam monitoring sistem, salah satu aplikasi   yang   digunakan   IDS   adalah   Snort   yang   memanfaaatkan   Aplikasi   Telegram   sebagai pemberitahuan adanya ancamanan serangan. Pengujian Serangan dilakukan dengan beberapa teknik yaiu FTP Bruteforce Attack, Ddos Attack, dan SSH Bruteforce Attack   sehingga didapat sumber serangan berasal dari IP Address Luar dengan target IP Address server pada port 21, port 80, port 22 serta mendapatkan username “root”  dan password rockyou.txt” menggunakan aplikasi Hping3 dan Hydra. Hasil penelitian menunjukkan sistem berhasil mendeteksi serangan yang dilakukan attacker yaitu adanya notifikasi yang dikirimkan secara otomatis melalui aplikasi telegram saat terjadi serangan sehingga administrator dapat mengetahui tentang kondisi server pada saat itu juga, rata-rata waktu dibutuhkan untuk mendeteksi serangan yang terkirim ke aplikasi telegram sekitar 0 (nol) detik.


Keywords


monitoring; intrusion detection system; snort; telegram messenger

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


D. Utomo, M. Sholeh, and A. Avorizano, “Membangun Sistem Mobile Monitoring Keamanan Web Aplikasi Menggunakan Suricata dan Bot Telegram Channel,” vol. 2, no. 2502, p. 7, 2017.

B. Alfiansyah and D. Risqiwati, “Notifikasi Alert Intrusion Detection System Snort Pada Bot Telegram,” p. 7, 2018.

D. T. Atmaja, E. B. Prasetya, and P. E. Kresnha, “NOTIFIKASI ADANYA SERANGAN PADA JARINGAN KOMPUTER DENGAN MENGIRIM PESAN MELALUI APLIKASI TELEGRAM DAN KONTROL SERVER,” p. 8.

E. R. S. Moningkey and P. Kapele, “Analisa Quality of Service (QOS) Jaringan Komputer di SMK Kristen I Tomohon,” vol. 5, no. 1, p. 7, 2017.

M. K. Umam, L. B. Handoko, and M. Kom, “ANALISIS KINERJA JARINGAN WLAN MENGGUNAKAN METODE ACTION RESEARCH PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI KABUPATEN PEMALANG,” p. 10.

M. S. Pratama, “PENGAMANAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE IPS (INTRUSION PREVENTION SYSTEM) TERHADAP SERANGAN BACKDOOR DAN SYNFLOOD BERBASIS SNORT INLINE,” p. 16.




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v10i2.3530

Article Metrics

Abstract views : 16| PDF views : 5

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: