STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH EFEKTIFITAS ACWH TERHADAP PANJANG PIPA KAPILER SEBAGAI PENGHANTAR PANAS

Chandra Amirsyah Putra Siregar - [ https://orcid.org/0000-0002-0732-6068 ]
AM Siregar
Affandi Affandi

Abstract


ACWH (Air Conditioner Water Heater) merupakan aplikasi rekayasa teknologi AC yang memanfaatkan panas buang dari kompresor. Pemanfaatannya dengan menambahkan  alat penukar kalor (APK) yang bertujuan untuk memanaskan air didalam tanki, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air panas untuk mandi. Dalam penelitia ini, APK yang digunakan adalah pipa kapiler berbahan tembaga.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh panjang pipa kapiler  terhadap kinerja ACWH. Variasi panjang pipa kapiler yakni 8 m  (1/2 dari ukuran tinggi tanki) dengan 15 lilitan dan pipa dengan panjang 16m dengan 30 lilitan (setinggi tanki). Diameter lilitan sebesar 150 mm. Variable yang akan diuji dan diamati adalah hasil temperature pemanasan air, temperature refrigerant keluar kompresor, dan juga temperature refrigerant masuk kondensor pada waktu 60 menit. Pengujian dilakukan terhadap 3 temperatur evaporator yang berbeda yakni 16 0C, 18 0C, dan 20 0C.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat penukar kalor dengan panjang pipa kapiler 16 m lebih efektif untuk memanaskan air dibandingkan dengan alat penukar kalor dengan panjang pipa kapiler 8 m. Temperatur air dalam tanki dengan pengujian temperatur evaporator 16 0C sebesar 53.81°C dengan panjang pipa kapiler 16m. Sedangkan panjang pipa 8m, diperoleh temperatur air dalam tanki sebesar 53, 69 0C. Untuk pengujian dengan temperatur evaporator 18 0C dan 20 0C dengan menggunakan panjang pipa kapiler 16 m hasilnya masing-masing sebesar 51°C dan 46.81°C. Sedangkan menggunakan pipa kapiler 8m hasilnya masing-masing sebesar 49.94 0C dan 49.06 0C

Keywords


ACWH;APK;pipa kapiler

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


. Bagja, Binar Kusumah. dan Ichsani. Djatmiko. 2016. “Rancang Bangun Dan Studi Eksperimen Alat Penukar Panas Untuk Memanfaatkan Energi Refrigerant Keluar Kompresor Ac Sebagai Pemanas Air Pada St/D=4 Dengan Variasi Volume Air”. Jurnal Teknik ITS, Volume 2, Nomor 2, ISSN: 2337-3539.

. Jufrizal., Napitupulu. Farel H., dan Ambarita. Himsar. 2014. “Studi Eksperimental Performansi Solar Water Heater Jenis Kolektor Plat Datar Dengan Penambahan Thermal Energy Storage”. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Cylinder, Volume 1. Nomor 2

. Siregar. C.A., Siregar. A.M. dan Lubis Sudirman. 2018. “Pengaruh Jarak Kaca Terhadap Efisiensi Alat Destilasi Air Laut yang Memanfaatkan Energi Matahari di Kota Medan. Journal Of Mechanical Engineering, Manufactures, Materials and Energy. Vol 2. p‐ISSN: 2549‐6220e‐ISSN: 2549‐6239

. Siregar. C.A., dan Siregar. AM. 2019. “Studi Eksperimental Pengaruh Kemiringan Sudut Terhadap Alat Destilasi Air Laut Memanfaatkan Energi Matahari. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi, Volume 2 Nomor 1. e-ISSN 2622-7398

. Hermawan. Indra., dan Iswandi. Idris. 2014. “Kajian Potensi Energi Panas Buangan dari Air Conditioner (AC)”. Jurnal Teknovasi. Volume 1. Nomor 2. ISSN 2355-701X.

. Umurani. Khairuul. dan M. Muharnif. 2019. Pengaruh Diameter Lubang Pembangkit Vorteks Winglet Melengkung Terhadap Unjuk Kerja Apk Tipe Kompak Studi Eksperimental. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi, Volume 2. Nomor 1. e-ISSN 2622-7398

. Siregar. Chandra., dan Irfansyah. 2018. Studi Numerik Unjuk Kerja Penggunaan Winglet Pada Heat Exchanger Tipe Compact. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi, Volume 1 Nomor 1. e-ISSN 2622-7398.

. Stoecker, W. F., Jones, J. W., and Hara, S. (1992). Refrigerasi Dan Pengkondisian Udara. Jakarta: Erlangga.

. Hendradinata. Irawan F., dan Kusuma. A. P. (2018) “Rancang Bangun Water Heater Dengan

memanfaatkan Panas Air Conditioning” Jurnal PETRA. Volume 5 Nomor 2. ISSN: 2460-8408.




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v11i2.5053

Article Metrics

Abstract views : 315| PDF views : 207

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: