KAJIAN KESELAMATAN PENGGUNAAN BATERAI SEBAGAI SISTEM BANTU DI KAPAL MENGGUNAKAN METODE FMEA

Fatmala Sumardianti
Mohammad Abu Jamiin
Angjuang Adi Panji Pratama

Abstract


Penggunaan baterai dengan berbagai sumber energi terbarukan mulai banyak diminati dan digalakkan oleh banyak pemilik kapal. Baterai dengan jenis lead-acid sebagai sumber listrik pada kapal saat ini sudah mulai banyak digunakan. Namun, baterai tersebut dalam penggunaannya dapat menimbulkan bahaya salah satunya kebakaran. Pada penelitian ini dilakukan simulasi, pengujian dan evaluasi data untuk mengkaji keselamatan penggunaan baterai lead acid pada kapal penumpang GT<500 yang bertenaga baterai. Penggunaan Metode FMEA dihasilkan penggunaan baterai lead acid dapat menimbulkan bahaya yang ditimbulkan dari beberapa kegagalan, namun kegagalan yang menjadi prioritas berdasarkan nilai RPN tertinggi yakni short circuit berdasarkan bahaya yang ditimbulkan. Selain itu kinerja baterai selama digunakan menunjukkan bahwa jika baterai lead acid yang digunakan sesuai dengan beban yang diperhitungkan maka tegangan akan menurun namun masih di angka normal yakni hanya maksimal 12% dibawah tegangan nominal.

Keywords


baterai; FMEA; kapal; lead-acid; listrik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


  1. AIAG, A. I. A. G. and, & VDA, V. der A. (2019). Failure Mode & Effects Anaysis - FMEA Handbook. Automotive Industry Action Group. https://id.id1lib.org/book/11268434/1a3748

  2. Biro Klasifikasi Indonesia. (2015). Rules for Inland Waterway Vessels-Electrical Installation. Biro Klasifikasi Indonesia.

  3. Biro Klasifikasi Indonesia. (2021). Rules for Electrical Installations. Biro Klasifikasi Indonesia.

  4. IMO. (2009). SOLAS - International Convention for the Safety of Life at Sea. SOLAS - International Convention for the Safety of Life at Sea, 1–910. http://www.mar.ist.utl.pt/mventura/Projecto-Navios-I/IMO-Conventions (copies)/SOLAS.pdf

  5. Jauhar. (2012). Cara Menghitung Emergency Battry. https://joe-pencerahan.blogspot.com/2012/11/cara-menghitung-emergency-battry.html

  6. Jung, J., Zhang, L., & Zhang, J. (2016). Lead-acid Battery technoLogies. CRC Press.

  7. Marimin, Djatna, T., Suharjito, Hidayat, S., Utama, D. N., Astuti, R., & Martini, S. (2013). Teknik dan Analisis Pengambilan Keputusan Fuzzy Dalam Manajemen Rantai Pasok. IPB Press.

  8. SINTEF, & NTNU. (2015). OREDA 6th Edition 2015-Vol.1 (6th Editio). OREDA Participants.

  9. Sinha, Y., & Steel, J. A. (2015). A progressive study into offshore wind farm maintenance optimisation using risk based failure analysis. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 42, 735–742. https://doi.org/10.1016/j.rser.2014.10.087

  10. Sedex. (2020). A guide to risk assessment in supply chains. 127, 1–6. https://www.sedex.com/wp-content/uploads/2020/03/Sedex-Risk-assessment-in-supply-chains.pdf




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v13i2.8414

Article Metrics

Abstract views : 144| PDF views : 68

Refbacks



free hit counter View My Stats

Indexed by:

Dimensions logo

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: