Penanaman Sikap Nasionalisme Melalui Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar

Muchammad Izzuddin Khoirul Chabiba
Erik Aditia Ismaya
Dwiana Asih Wiranti

Abstract


This study aims to describe the cultivation of nationalism through social studies subjects in Class V.

This study uses a qualitative research with a descriptive approach. Data collection was carried out by observation, in-depth interviews, and documentation. The research was conducted at MI Al Yaisniyah Jekulo Kudus. The object of the research is the cultivation of nationalism through social studies subjects, where the fourth grade teacher and the principal as the facilitator of the research subject are the informants of 23 grade IV students. The data analysis used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions.

The results showed that the cultivation of nationalism in social studies subjects at MI Al Yasiniyah was found in learning activities through habituation, exemplary/modeling activities. In addition, it was found that there were supporting and inhibiting factors. The supporting factor is in the form of adequate infrastructure facilities so that it is easier to cultivate an attitude of Nationalism, especially if it is supported by the use of learning media. Meanwhile, students' lack of understanding of nationalism is an inhibiting factor. Therefore, in explaining must use simple language.


Keywords


Nationalism, Social studies subject, Elementary School

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aman. (2011). Model dan Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Amelia. A.C. (2014). Peranan Pembelajaran Sejarah Dalam Penanaman Sikap Nasionalisme Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pecangaan. Indonesian Journal of History education, 3(2), Hal. 47-54.

Ardianti, S. D., Wanabuliandari, S., & Kanzunnudin, M. (2019). Implementasi Pembelajaran Berbasis Ethno-Edutainment Untuk Meningkatkan Karakter Cinta Tanah Air Siswa Sekolah Dasar. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2).

Ariesto Had, S., dan Adrianus,A. (2010). Terampil Mengolah Data Kualitatif Dengan NVIVO. Jakarta: Prenada Media Grup.

Arif, Musadad, (2011), Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar Sejarah Indonesia Melalui Optimalisasi Model Pemecahan Masalah Kreatif Dalam Proses Belajar-Mengajar (KBM) di Prodi Sejarah FKIP UNS. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(1), Hal.41-57.

Enggarwati, G. (2014). Penanaman Sikap Nasionalisme Melalui Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas IV SD Negeri Sumapir. Thesis. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta.

Hidayati. (2002). Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Program D-II PGSD FIP UNY.

Jumriani et al,. (2021). Telaah Literatur; Komponen Kurikulum IPS di Sekolah Dasar pada Kurikulum 2013. Jurnal basicedu, 5(4), Hal: 2027-2035.

Moleong, J. Lexy.(2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Permanto, Toto.(2012). Perilaku Nasionalistik Masa Kini dan Ketahanan Nasional: Penerapan Perilaku Nasionalistik Masa Kini. Yogyakarta: Mata Bangsa, Hlm. 86- 88.

Putro, H. P. N. (2012). Model Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah Melalui pendekatan Inkuiri. Paramita: Historical Studies Journal, 22(2).

Rahmad. (2016). Kedudukan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada Sekolah Dasar. Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), Hal: 67–78.

Ratnasari, M., & Wardani, K. (2017). Proses Penanaman sikap Nasionalisme Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Siswa Kelas Tinggi Sd Taman Muda Ibu Pawiyatan Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/ 2017. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 3(3), Hal: 144-150.

Sagita & Supriyatna. (2021). Penanaman Sikap Nasionalisme melalui Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas IV SDN 05 V Suku Bawah. Jurnal Didaktika, 1(2), Hal: 354-362.

Suwandi, Intan Kurniasari dan Sari, Indah Perdana. (2017). Analisis karakter nasionalisme pada buku teks kurikulum 2013 edisi revisi 2016 kelas I SD. Elementary School , 33(1), Hal. 37-43.

Suwarno, A. (2016). Penerapan Metode Inquiry Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu dalam Materi Keragaman Flora dan Fauna di Indonesia di Kelas VII SMP Negeri 1 Tebas. Jurnal Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), Hal. 11-15.

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Wibowo A.M. (2015). Penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme Melalui Pendidikan Agama Pada Sekolah Menengah Atas Ddi Perbatasan Negara: Implementasi di SMA N 1 Jagoibabang Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Bara. Jurnal PENAMAS, 28(3), Hal. 395 – 41.

Widiatmaka, Pipit. (2016). Pembangunan karakter nasionalisme peserta didik di sekolah berbasis agama islam. JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan,1(1), Hal. 43-56.




DOI: https://doi.org/10.24176/wasis.v3i1.7446

Article Metrics

Abstract views : 570| PDF views : 1053

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


View My Stats

Terindeks:

gs 


 

 Visitor:

Free counters!