Hubungan Permainan Tradisional Betengan Terhadap Gerak Lokomotor Siswa

Mohammad Syaffruddin Kuryanto, Ika Ari Pratiwi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan positif antara permainan tradisional betengan terhadap gerak lokomotor siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD 1 Muhammadiyah Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 29 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi product moment pearson dengan uji prasyarat linearitas dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data memenuhi uji prasyarat dengan signifikansi linearitas sebesar 0,898 dan signifikansi normalitas sebesar 0,20. Terdapat hubungan yang signifikan antara permainan tradisional terhadap gerak lokomotor siswa dengan koefisien signifikansi 0,708 lebih besar dari 0,05 atau 0,708 > 0,5 dengan kategori tingkat hubungan sangat kuat. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan permainan tradisional betengan memiliki hubungan yang kuat terhadap gerak lokomotor siswa.

Referensi


Agrasasmita, H. (2007). Teori Kepelatihan Dasar. Jakarta: Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.

Dicaprio, R. (2017). Panduan Mengembangkan Kecerdasan Motorik Siswa. Yogyakarta: Diva Press.

Huda, K. (2016). Peningkatan Keterampilan Sosial Melalui Bermain Benteng-betengan. Realita Jurnal Bimbingan dan Konseling, 153-163.

Husaini, & Purnomo. (2003). Pengantar Statistika. Jakarta: Sinar Grafika.

M, A. H. (2009). 100+ Permainan Tradisional Indonesia. Yogyakarta: Andi.

Nurastuti, M. F. (2012). Pengaruh Permainan Tradisional Betengan Terhadap Interaksi Sosial Anak Asuh di Panti Yatim Hajah Maryam Kalibeber Wonosobo. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Pahlawati, I. S. (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor Melalui Pembelajaran Permainan Tradisional Betengan : Penelitian Tindakan Kelas 3 SDN Geger Kalong Girang 1-2. . Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Samsudin. (2008). Pembelajaran Motorik Di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Litera.

Suhendrik, R. B. (2011). Pengembangan Model Pembelajaran Permainan Tradisional Betengan Pada Siswa Kelas Tinggi Di SD Negeri Sidakangen Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga Tahun Ajaran 2010/2011. Semarang: Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.

Sumantri. (2005). Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Dinas Pendidikan.

Widya, M. D. (2004). Gerak-gerak Dasar Atletik dalam Bermain. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.


Teks Lengkap: 133-138

DOI: 10.24176/jpp.v1i2.2954

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.