Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa melalui Discovery Learning Berbantuan Asesmen Hands on Activities

Galih Kurniadi
Jayanti Putri Purwaningrum

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah pencapaian kemampuan pemahaman matematis siswa yang belajar melalui discovery learning berbantuan asesmen hands on activities lebih tinggi jika dibandingkan dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran ekspositori. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuasi eksperimen yang berlokasi di MTS NU Nahdlatul Athfal, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kelompok kontrol non ekivalen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman matematis siswa. Teknik analisis datanya dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif dan teknik analisis kuantitatif statistik. Adapun pengujian statistik yang digunakan yaitu uji normalitas Shapiro Wilk, uji homogenitas Levene Statistic dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian kemampuan pemahaman matematis siswa yang belajar melalui discovery learning berbantuan asesmen hands on activities lebih tinggi dari siswa yang belajar melalui pembelajaran ekspositori. Dengan demikian, pembelajaran melalui discovery learning berbantuan asesmen hands on activities dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa.


Keywords


Mathematical understanding skills, discovery learning, hands on activities assesment

References


Costu, B. 2007. A Hands-on Activity to Promote Conceptual Change about Mixtures and Chemical Compounds. Journal of Baltic Science Education, 6 (1): 35-46

Hendriana & Sumarmo. 2014. Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: Refika Aditama

Kartono. 2010. Hands on Activity pada Pembelajaran Geometri Sekolah Sebagai Asesmen Kinerja Siswa. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 1(1):21-32.

Kurniadi, G. 2012. Keefektifan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Berbantuan Asesmen Hand On Activities pada Materi Pokok Kubus dan Balok terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Semester II SMP N 2 Gebog Kudus. (Skripsi). Semarang: Universitas Negeri Semarang

Purwaningrum, J. P. 2015. Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis melalui ProblemBased Learning “What’s Another Way” dan Discovery Learning Berdasarkan Adversity Quotient: Studi Eksperimen pada Satu SMP Negeri di Kabupaten Pekalongan. (Tesis). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Purwaningrum. J. P. 2016. Pengaruh PrblemBased Learning “What’s Another Way” dan Discovery Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP. JES-MAT, 2 (2): 53:66

Purwaningrum, J. P. 2016. Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis melalui Discovery Learning Berbasis Scientific Approach. Refleksi Edukatika, 6 (2): 145-157

Yunardi. 2010. Keefektifan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan Menggunakan Alat Peraga Terhadap Hasil Belajar pada SK “Memahami Konsep Segiempat dan Segitiga serta Menentukan Ukurannya” Siswa Kelas VII SMP Negeri 38 Semarang Tahun Pelajaran 2009/2010. (Skripsi). Semarang: Universitas Negeri Semarang




DOI: https://doi.org/10.24176/anargya.v1i1.2463

Article Metrics

Abstract views : 602| PDF (Bahasa Indonesia) views : 2237

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




View My Stats

In Collaboration With:

 


Indexed:

      

 

Creative Commons License
Anargya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: