Pembelajaran Model Cognitive Growth Berbasis Scientific Approach untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Berpikir Kritis

Aprilia Nurul Chasanah

Abstract


Kemampuan berpikir kritis seseorang dalam suatu bidang studi tidak dapat terlepas dari pemahamannya terhadap materi bidang studi tersebut. Dengan demikian agar siswa dapat berpikir kritis dalam matematika, maka siswa harus memahami matematika dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika dengan model Cognitive Growth berbasis Scientific Approach. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP IT Ihsanul Fikri Kota Magelang pada kelas VIIIB mata pelajaran Matematika. Instrumen yang digunakan yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa, lembar tes kemampuan berpikir kritis, dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Presentase peningkatan berpikir kritis siswa pada siklus I = 57,58 %, siklus II = 67,24%, dan siklus III = 89,01%. Presentase untuk aspek aktivitas siswa pada siklus I=39,20 %, siklus II = 59,40%, dan siklus III = 93,93%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan model Cognitive Growth berbasis Scientific Approach dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII pada materi pokok kubus dan balok di SMP IT Ihsanul Fikri Kota Magelang.


Full Text:

PDF

References


Beckmann, A. 2009. The ScienceMath Project. Germany: The ScienceMath-Group.

BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). 2006. Standar Isi. Jakarta: BSNP

Ennis, R. H. 2001. Critical Thinking Assesment. NJ: Prentice Hall.

Facione, P.A. 2009. Critical Thinking. What It is and Why It Counts Insight Assessment,(Online), (http://www.insightassessment.com, diakses 20 Oktober 2018).

Joyce, B dan Weil, M. 1992. Models of Teaching. Fourth Edition. London: Allyn and Bacon.

Kemdikbud. 2013. Kompetensi Dasar Matematika SMP/MTs. Jakarta: Kemdikbud.

_________.2013. Pendekatan Scientific (Ilmiah) dalam Pembelajaran. Jakarta: Pusbangprodik.

Krulik, S dan Rudnick, J.A. 1995. The New Sourcebook for Teaching Reasoning and Problem Solving in Elementary School. Massachusetts: Allyn & Bacon A Simon & Schuster Company.

Liliasari. 2000. Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Konseptual Tingkat Tinggi Calon Guru IPA. Dalam Proceeding Nasional Science Education Seminar, The Problem of Mathematics and Science Education and Alternative to Solve the Problems. Malang: JICA-IMSTEP FMIPA UM.

Nurafni, et all. 2018. Development of geometry materials based on scientific approach for junior high school students. Journal of Physics: Conf. Series, 948 012002, 14.

Noviarny, D.A., Murtono, & Ulya,H. 2018. Model Think Talk Write Berbantuan Media Monomat Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika: ANARGYA, 1(1), 21-28.

Perkins. 2006. Identifying and measuring individual engagement in critical thinking in online discussions: An exploratory case study. An exploratory case study. Educational Technology & Society, 9 (1), 298-307.

Ruseffendi, E. T. 2008. Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Su, H.F., Ricci, F.A., & Mnatsakanian, M. 2016. Mathematical teaching strategies: Pathways to critical thingking and metacognition. Journal of Research in Education and Science (IJRES), 2(1), 190 – 200.

Tarigan, D. 2014. Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Make a Match pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas V SDN 050687 Sawit Seberang. Jurnal Kreano, 5(1), 56-62.

Watson, G dan Glaser, E. M. 1980. Critical Thinking Appraisal. New York: Harcourt Brace Jovanovich, Inc


Article Metrics

Abstract views : 22| PDF views : 12

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed:

     

 

Creative Commons License
Anargya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: