APLIKASI KOMPOSISI COATING PENGECORAN LOST FOAM ALUMINIUM SILIKON

Ridwan Afandi
Sutiyoko Sutiyoko
Muhammad Munadi
Burhan Ibnu Mubtadi

Abstract


Pengecoran lost foam menggunakan polystyrene foam sebagai pola benda cor. Salah satu usaha untuk memperbaiki kondisi permukaan benda cor adalah dengan lapisan/coating yang dilapiskan pada pola. Coating pola menyebabkan gas yang terbentuk semakin sulit keluar dari cetakan.Berbagai masalah dapat muncul akibat adanya gas di dalam cetakan tersebut misalnya porositas, inklusi, dan lain-lain.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi terbaik dari coating.Coating pola polystyrene foam menggunakan bahan colloidal silica dan zircon flour mesh 325.Komposisi zircon flour direncanakan 15, 20, 25, 30, dan 35 % dari total bahan coating.Pengecoran aluminium silikon menggunakan tanur krusibel dan dituang pada temperatur berkisar 750 OC. Benda cor diuji porositas, kekerasan, kekuatan impak, dan struktur mikro.Kekerasan aluminium silikon menurun seiring peningkatan kandungan pasir pada lapisan cetakan.Masa jenis aktual benda cor menurun dengan slope kecil seiring penambahan kandungan pasir zirkon. Benda cor meningkat ukurannya dibandingkan dengan ukuran pola berkisar 9%.Stuktur mikro yang terbentuk menunjukkan ukuran lebih besar seiring bertambahnya kandungan zircon flour. Kekuatan impak cenderung stabil seiring peningkatan kadarzircon flour. Peningkatan ketebalan lapisan cetakan polystyrene foam memperlambat laju pembekuan logam dan menurunkan kekerasan

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24176/crankshaft.v3i2.5177

Article Metrics

Abstract views : 108| PDF views : 47

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.