POLA TUTUR PENDERITA CADEL DAN PENYEBABNYA (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)

Bekty Tandaningtyas Sundoro - [ http://orcid.org/0000-0001-6760-4456 ]
Dinari Oktaria
Rosinawati Dewi

Abstract


 

Abstrak

Proses komunikasi dapat terhambat dengan adanya gangguan berbahasa. Disartia (cadel) merupakan gangguan berbahasa fonetis yang membuat penderita mengalami penurunan tingkat percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola tutur dan penyebab cadel pada usia remaja. Penelitian ini memfokuskan pada pola tutur penderita cadel serta penyebab terjadinya cadel.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif  kualitatif. Terdapat empat  informan penderita cadel sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan tes fonem (diskret). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kritis dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa penderita cadel memiliki pola tutur yang kurang sempurna yang terbentuk dalam beberapa gejala perubahan bunyi yaitu asimilasi dan koartikulasi. Penelitian ini menemukan 3 faktor yang penyebab cadel yaitu: (1) ankyglosia; (2) faktor neurologis; dan (3) keturunan.

 

Abstract

The communication process can be hampered by language disorders. Dysarthia (lisp) is a phonetic language disorder that causes sufferers to experience a decrease in self-confidence. This study aims to determine speech patterns and causes of slurred in adolescence. This study focuses on the speech patterns of lisp patients and the causes of lisp. The research method used is descriptive qualitative method. There are four slurred informants as data sources. Data collection techniques in this study used interviews and phoneme tests (discrete). The analysis technique used is a critical analysis technique and literature review. The results showed that dysarthia patients have imperfect speech patterns that are formed in several symptoms of sound changes, namely assimilation and coarticulation. This study found 3 factors that cause dysarthia: (1) ankyglosia; (2) neurological factors; and (3) by genetic.


Keywords


Disartia, Gangguan Berbahasa, Psikolinguistik



DOI: https://doi.org/10.24176/kredo.v3i2.4612

Article Metrics

Abstract views : 115| PDF (Bahasa Indonesia) views : 185

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

StatCounter - Free Web Tracker and Counter View My Stats

 In Collaboration With:

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.