The Development of Jigsaw Cooperative Learning Model Based on School Culture in Fourth Grader Elementary School

Ningrum Dwi Jayanti
Achmad Hilal Madjdi
Murtono Murtono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Jigsaw Berbasis Budaya Sekolah pada siswa kelas V SD di Kudus, dan untuk menguji apakah model yang dikembangkan lebih efektif dari model sebelumnya. Kebutuhan model dalam pembelajaran sangat penting karena dapat memacu siswa untuk aktif dan efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini fokus pada penggembangan model pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. model tervalidasi dan panduan scoring di atas 70%, maka dapat disimpulkan bahwa model pengembangan dan perangkat pendukungnya layak digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, hasil belajar meningkat setelah menggunakan buku sesuai model pembelajaran jigsaw berbasis budaya sekolah. Ini menunjukkan bahwa produk tersebut valid. Hasil ini juga diperkuat oleh fakta bahwa rata-rata nilai pretest siswa adalah 64,26, sedangkan nilai posttest adalah 78,80. Peningkatan ini juga tercermin dari banyaknya siswa yang tuntas dan tidak tuntas pretest dan posttest.

 

This study aims to develop a Jigsaw learning model based on School Culture for fifth grade elementary school students in Kudus, and to test whether the developed model is more effective than the previous one. This type of research uses research and development (R&D) methods. Data collection in this study was carried out by observation, interviews, questionnaires, documentation, and tests. This research was carried out in three elementary schools in Kaliwungu sub-district, Kudus district in class V in the 2019/2020 school year The development of the Jigsaw learning model based on School Culture produces a guidebook for the Jigsaw learning model based on the School Culture. The effectiveness test of this development uses PTK, where if there is an increase between cycle I and cycle II, it is said that this model is effective.


Keywords


Development;Jigsaw Learning Model;School Culture



DOI: https://doi.org/10.24176/kredo.v6i1.8396

Article Metrics

Abstract views : 205| PDF (Bahasa Indonesia) views : 22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


StatCounter - Free Web Tracker and Counter View My Stats

 In Collaboration With:

 

 Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter