Hubungan Antara Kematangan Emosi dan Religiusitas dengan Penyesuaian Diri pada Menantu Perempuan yang Tinggal dengan Ibu Mertua

Vika Mandasari
Latifah Nur Ahyani
Fajar Kawuryan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan religiusitas dengan penyesuaian diri pada menantu perempuan yang tinggal dengan ibu mertua. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik quota sampling, dengan n=50 menantu perempuan yang tinggal dengan ibu mertua dengan rentang usia pernikahan satu sampai lima tahun dan beragama islam. Alat ukur yang digunakan untuk memperoleh data adalah skala kematangan emosi, skala religiusitas dan skala penyesuaian diri. Hasil analisis data dengan menggunakan analisis regresi program SPSS 16.0 for windowsdiperoleh hasil koefisien korelasi dari ketiga variabel rx1,2y = 0,810 dengan nilai p sebesar 0,000 atau p kurang dari 0,01. Berdasarkan hasil analisis regresi tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kematangan emosi dan religiusitas dengan penyesuaian diri. Hasil koefisien korelasi antara variabel kematangan emosi dengan penyesuaian diri rx1y sebesar 0,810 dengan nilai p sebesar 0,000 atau p kurang dari 0,01. Ini berarti terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada menantu perempuan yang tinggal dengan ibu mertua, dengan demikian semakin baik kematangan emosi menantu perempuan semakin baik penyesuaian dirinya begitu pula sebaliknya. Sedangkan koefisien korelasi antara variabel religiusitas dengan penyesuaian diri rx2y sebesar 0,636 dengan nilai p sebesar 0,000 p kurang dari 0,01. Ini berarti terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara religiusitas dengan penyesuaian diri pada menantu perempuan yang tinggal dengan ibu mertua, dengan demikian semakin tinggi tingkat religiusitas menantu perempuan semakin baik pula penyesuaian dirinya begitu pula sebaliknya. 

Keywords


Penyesuaian Diri, Kematangan Emosi, Religiusitas

Full Text:

PDF

References


Ali, M & Asrori, M. (2019). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Bumi Aksara.

Ancok, D & Suroso, F.N. (2005). Psikologi Islam: Solusi Islam atas problem–problem psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anissa, N & Handayani, A. (2012). Hubungan Antara Konsep Diri dan Kematangan Emosi dengan Penyesuaian Diri Istri yang Tinggal Bersama Keluarga Suami. Jurnal Psikologi Pitutur. Vol 1. No 1.

Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fatimah, E. (2010). Psikologi Perkermbangan (Perkembangan Peserta Didik). Bandung : Pustaka Setia.

Fitroh, S. F. (2011). Hubungan Antara Kematangan Emosi dan Hardiness dengan Penyesuaian Diri Menantu yang Tinggal di Rumah Ibu Mertua. Jurnal Psikologi Islam. Vol, 2, No. 1201183-98.

Hanaco, I & Wulandari, A. (2013). Disayang Mertua, Mesra Dengan Menantu, Mesra dalam Keluarga. Yogyakarta : Penerbit ANDI

Hurlock, E. B. (2015). Psikologi Perkembangan (Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan) Edisi kelima. Alih Bahasa : Drs. Istiwidayanti. Jakarta: Erlangga.

Jalaluddin, R. (2007). Psikologi Agama: Memahami Perilaku Keagamaan Dengan Mengaplikasikan Prinsip–Prinsip Psikologi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

McDonald, J. E., Olson, J. R., Lanning, A. H., Goddard, H. W., & Marshall, J. P. (2017). Effects of Religiosity, Forgiveness, and Spousal Empathy on Marital Adjustment. Marriage & Family Review.

Papalia, D. E., Old s, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human Development Perkembangan Manusia, Jakarta : Salemba Humanika.

Prasetyo, B. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Sari, D. P. (2018). Dinamika Relasi Menantu Dengan Mertua Yang Tinggal Bersama. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma.

Sedighi, F., Shahsiah, M., & Rasool, A. (2014).The Relationship between Religious Orientation and Marital Adjustment among Couples of Qom City. Journal of Applied Environmental and Biological Sciences. Vol 4(3).

Senejani, M. J., Dast, T. T., & Farhangi, A. H. (2016). Examining the Relationship Between Psychological Security, Emotional Maturity, and Attachment Style and Marital Adjustment. International Journal of Medical Research & Health Sciences

Sharma, A. (2017). Effect of Emotional Maturity on Marital Adjustment of Women. Journal Global Values. Vol. VIII, No.2, Article No. 8, pp.56-60.

Sheeeja, K. F., Arunmozhi, A., & Francis, N, M. (2020). Study on the effect of Emotional Maturity on Marital Adjustment among Couples in Kerala. Journal of Critical Review. Vol 7.

Subandi, M. A. (2019). Psikologi Agama & Kesehatan Mental. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Walgito, B. (2000). Bimbingan & Konseling Perkawinan. Yogyakarta: Andi Offset.

Wigunawati, E. (2019). Penyesuaian Diri Ibu Mertua Terhadap Menantu Perempuan Yang Tinggal Bersama Di Awal Pernikahan Pada Budaya Jawa. Jurnal Inada. Vol 2. No 2.

Yeganeh, T & Shaikhmahmoodi, H. (2013). Role of Religious Orientation in Predicting Marital Adjustment and Psychological Well-Being. Sociology Mind. Vol 3. No 2.

Yusuf, S. (2004). Mental Hygiene Perkembangan Kesehatan Mental dalam Kajian Psikologi dan Agama. Bandung : Pustaka Bani Quraisy.




DOI: https://doi.org/10.24176/perseptual.v6i2.6337

Article Metrics

Abstract views : 295| PDF views : 205

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Psikologi Perseptual (eISSN 2580-9520) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License