PROSES IMPLEMENTASI BIOINFORMATIKA PADA DIGITALISASI DATA GENETIKA MANUSIA

Herman Herman
Sunardi Sunardi
Tri Stiyo Famuji

Abstract


Perkembangan ilmu biologi menjadi pesat khususnya genetika yang  mengakibatkan lonjakan berbagai eksperimen data genetika manusia sebagai pembawa informasi genetik untuk analisis pewarisan sifat dan duplikasi, serta untuk kegiatan forensik. Digitalisasi data genetika dibutuhkan untuk mempermudah penelitian dan pengembangan. Bioinformatika merupakan data hasil eksperimen dari laboratorium para peneliti ahli biologi molekuler ataupun biomedis untuk mempermudah pengolahan data genetika manusia dengan teknologi komputasi. Data digital dari genetika dapat disimpan dalam database dengan format tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan langkah-langkah untuk digitalisasi data dari genetika manusia dari sampel biologi menjadi data digital. Bentuk dari data digital genetika manusia dapat digunakan untuk penelitian oleh para ahli biologi menggunakan perangkat lunak yang dapat membaca file dengan format FASTA. FASTA merupakan salah satu jenis file untaian dari beberapa jenis file format untaian protein yang tersedia di GenBank (database penyedia untaian protein). Data digital dari genetika akan dapat digunakan pada penelitian selanjutnya oleh ahli biologi tanpa harus mengambil sampel biologi.

Keywords


Genetika Manusia; DNA; RNA; Bioinformatika; FASTA;

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Suryo, Genetika Manusia Suryo, 12th ed. Yogyakarrta: Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 2016 © 2016 Gadjah Mada University Press, 2016. [2] S. Arshad, J. Arshad, M. M. Khan, and S. Parkinson, “Analysis of security and privacy challenges for DNA-genomics applications and databases,” J. Biomed. Inform., vol. 119, 2021, doi: 10.1016/j.jbi.2021.103815. [3] I. Yunita, K. Tjandradiredja, and S. Hansun, “Perkembangan Bioinformatics dalam Ruang Lingkup Ilmu Komputer,” J. Ultim., vol. 8, no. 1, pp. 65–69, 2017, doi: 10.31937/ti.v8i1.505. [4] P. Sudrajad et al., “Pemanfaatan informasi genom untuk eksplorasi struktur genetik dan asosiasinya dengan performan ternak di Indonesia,” Livest. Anim. Res., vol. 19, no. 1, p. 1, 2021, doi: 10.20961/lar.v19i1.47658. [5] R. V. S. . Morihito, S. E. Chungdinata, T. A. Nazareth, M. I. Pulukadang, R. A. . Makalew, and B. Pinontoan, “Identifikasi Perubahan Struktur Dna Terhadap Pembentukan Sel Kanker Menggunakan Dekomposisi Graf,” J. Ilm. Sains, vol. 17, no. 2, p. 153, 2017, doi: 10.35799/jis.17.2.2017.17368. [6] I. C. Bu’ulolo, N. Simamora, S. Tampubolon, and A. Pinem, “Sequence Alignment Menggunakan Algoritma Smith Waterman,” J. Integr. Ed. Khusus, vol. II, no. 2, pp. 2–7, 2010. [7] N. Z. Muhoirotin, Anita Widiastuti, Yulinda Aswan, Dian Puspita Yani, Hutabarat, Genetika dan Biologi Reproduksi, no. 1998. 2022. [8] Jagad.id, “DNA dan RNA : Definisi, Struktur, Fungsi, dan Perbedaan.” https://jagad.id/dna-dan-rna-definisi-struktur-fungsi-dan-perbedaan/ (accessed Jul. 09, 2022). [9] A. A. Parikesit, “Kontribusi Aplikasi Medis dari Ilmu Bioinformatika Berdasarkan Perkembangan Pembelajaran Mesin (Machine Learning) Terbaru,” Cermin Dunia Kedokt., vol. 45, no. 9, pp. 700–703, 2018, [Online]. Available: http://www.kalbemed.com/DesktopModules/EasyDNNNews/DocumentDownload.ashx?portalid=0&moduleid=471&articleid=225&documentid=65. [10] O. F. A. Ibiam and A. Ekwe, “Bioinformatics and scientific research,” Int. Res. J. Biotechnol., vol. 3, no. 9, pp. 141–151, 2012, [Online]. Available: http://www.interesjournals.org/IRJOB. [11] G. J. Schumacher, S. Sawaya, D. Nelson, and A. J. Hansen, “Genetic Information Insecurity as State of the Art,” Front. Bioeng. Biotechnol., vol. 8, 2020, doi: 10.3389/fbioe.2020.591980. [12] S. Sjafaraenan, H. Lolodatu, E. Johannes, R. Agus, and A. Sabran, “Profil Dna Gen Follicle Stimulating Hormone Reseptor (Fshr) Pada Wanita Akne Dengan Teknik Pcr Dan Sekuensing Dna,” Bioma J. Biol. Makassar, vol. 3, no. 1, 2018, doi: 10.20956/bioma.v3i1.3909. [13] O. N. Mawaryana, “Ekstraksi Asam Deoksiribonukleat (DNA) dari Sampel Jaringan Otot,” Oseana, vol. XL, no. 2, pp. 1–9, 2015. [14] T. O. NANOPORE, “Advancing human genomics with nanopore sequencing,” p. 28, 2019, [Online]. Available: https://nanoporetech.com/sites/default/files/s3/white-papers/human-genetics-research-white-paper.pdf. [15] H. Lopez-Fernandez et al., “SEDA: A Desktop Tool Suite for FASTA Files Processing,” IEEE/ACM Trans. Comput. Biol. Bioinforma., vol. 19, no. 3, pp. 1850–1860, 2022, doi: 10.1109/TCBB.2020.3040383.




DOI: https://doi.org/10.24176/simet.v14i1.9064

Article Metrics

Abstract views : 3742| PDF views : 2271

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


free hit counter View My Stats

Indexed by:

Dimensions logo

 

Flag Counter

Creative Commons License
Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: