Implementasi Test Driven Development Dalam Pengembangan Aplikasi Berbasis Web

Afandi Nur Aziz Thohari
Andika Elok Amalia - [ https://orcid.org/0000-0002-6203-7138 ]

Sari


Sebuah perangkat lunak dikatakan siap untuk dipakai apabila sudah melalui tahap pengujian. Pada era pengembangan perangkat lunak dengan metodologi tradisional, pengujian dilakukan dengan cara mencoba satu persatu menu aplikasi ketika aplikasi yang dikembangkan sudah jadi. Cara pengujian tersebut akan membutuhkan waktu yang lama apabila developer mengerjakan proyek perangkat lunak dalam skala besar. Selain itu, cara tersebut juga tidak dapat menguji logika dan method dari suatu kelas. Salah satu metode pengembangan perangkat lunak yang dapat menghemat waktu pengujian, namun fungsionalitasnya tetap terjaga adalah test driven development (TDD). Pada metode TDD, pengembangan perangkat lunak dilakukan dengan membuat test case terlebih dahulu baru kemudian melakukan producing code. Pada penelitian ini, dikembangkan sebuah aplikasi web menggunakan TDD. Aplikasi web yang dikembangkan adalah berupa sistem informasi mengenai ulasan film lokal indonesia atau disebut Indonesia Movie Database (IMDB). Bahasa pemrograman web yang dipakai adalah ruby dengan menggunakan framework rails. Sedangkan alat yang dipakai untuk pengujian adalah Rspec. Hasil implementasi TDD membuktikan bahwa fungsi-fungsi dari aplikasi web yang dibangun dapat berkerja dengan baik. Selain itu kode program yang dihasilkan juga menjadi rapi dan mudah dibaca oleh pengembang lain karena menerapkan refactoring. Pengujian unit test menggunakan Rspec membantu pengembang dalam menangani kesalahan dan memudahkan menambah fitur baru dari aplikasi web.


Kata Kunci


perangkat lunak; pengujian; TDD; aplikasi web

Teks Lengkap:

Download Disini (PDF)

Referensi


Beck, K. (2003). Test-Driven Development: By Example. Boston : Addison-Wesley.

Bissi, W., Neto, A.G.S.S., Emer, M.C.F.P. 2016. "The Effect of Test Driven Development on Internal Quality, External Quality and Production : A Systematic Review", in Information and Software Technology, pp. 2 – 35.

Setiawan, A., Satoto, K.I., Isnanto, R.R. 2013. “Implementasi Automated Unit dan Integration Testing Pada Pengujian Perangkat Lunak”. TRANSIENT. Vol.2, No.3, 708-713.

Rachmadi, G. 2015 . “Implementasi Test Driven Development Dalam Studi Kasus Pengembangan Sistem Informasi Rawat Jalan Di Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga”. Skipsi. Universitas Airlangga, Surabaya.

Firmansyah, R. 2016. “Pengembangan Perangkat Lunak Pengajuan Sidang Tugas Akhir Menggunakan Meodologi Test Driven Development”. Skripsi. Universitas Pasundan, Bandung.

O’Rourke, C., and Fishman, N. (2003). Enterprise Architecture Using the Zachman Framework.

Chon, M. 2004. User Stories Applied: For Agile Software Development. Boston : Addison-Wesley.

Verma, A. 2014. “MVC Architecture : A Comparative Study Between Ruby On Rails and Laravel.” Indian Journal of Computer Science and Engineering (IJCSE), Vol.5, No.5, 196 -198.

Martin, R. C. (2008). Clean Code: A Handbook of Agile Software Craftmanship. Boston : Pearson.




DOI: https://doi.org/10.24176/sitech.v1i1.2255

Article Metrics

Sari views : 212| Download Disini (PDF) views : 120

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 

Statistik Pengunjung Sitech View My Stats

Indexed by:


 Kode Barcode ISSN - Jurnal SITECH
Free counters!

Creative Commons License
Sitech : Jurnal Sistem Informasi dan Technology is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Dedicated to: