Nilai-nilai Pendidikan Karakter Dalam Budaya Genteng Desa Mayongkidul Jepara

Ahmad Iskhaq
Ika Oktaviyanti
Nur Fajrie

Abstract


Kebudayaan adalah sebuah sistem masyarakat yang meliputi suatu keseluruhan cara hidup manusia dalam kelompoknya yang berupa kebudaayaan fisik maupun nonfisik dan bersifat turun-temurun melalui proses belajar sehingga menjadi bagian dari kehidupan. Budaya genteng merupakan kebudayaan yang dimiliki masyarakat Mayongkidul jepara. Genteng merupakan sebuah  kerajinan dari tanah liat yang dibakar menggunakan suhu tinggi dan digunakan sebagai atap bangunan. Dalam pembuatannya tercermin nilai-nilai karakter yang teah  melekat pada masyarakat pengrajin di desa Mayongkidul. Dalam konteks sekarang ini karakter anak di indonesia dapat dikatakan minim moralitas. Hal ini dapat dilihat dari berita yang muncul diberbagai media salah satunya adalah  dan kenakalan remaja. Pendidikan karakter sudah menjadi program pemerintah yang bertujuan membentuk individu-individu yang bermoral akan tetapi tampakanya  belum berjalan dengan sempurna. Maka dibutuhkan kerjasama antara pendidikan, masyarakat dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan nilai-nilai pendidikan karakter  dalam budaya genteng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif dalam penyajian data hasil penelitiannya. Proses pengumpulan datanya melaui wawancara, observasi serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukan dalam  budaya genteng terdapat nila-nilai pendidikan dalam  menumbuhkan karakter antara disiplin, kerjasama, bertanggung jawab dan jujur. Oleh karena itu harus di lestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Devianty, R. 2017. Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan. Jurnal Tarbiyah. 24(2): 226-245.

Hatmanto, Ari Tri. 2009. Pengujian Kualitas Genteng Pres.Skripsi. Surakarta: Pendidikan Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret.

Hidayah, A. R., Hediyati, D., & Setianingsih, S. W. (2019). Penanaman Nilai Kejujuran Melalui Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini Dengan Teknik Modeling. Kopen: Konferensi Pendidikan Nasional, 1(1), 109-114.

J.Moelong, Lexy. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosad Karya

Listiyani Putri, Heny. 2017. Peningkatan Karakter Kerjasama Berbasis Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Pendekatan Metode Proyek (Skripsi). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Munawaroh,Siti. 2016. Perilaku Disiplin Dan Kejujuran Generasi Muda Di Daerah Istimewa Yogyakarta: Yogyakarta: BPNP.

Mustari, M. 2011. Nilai Karakter. Yogyakarta: LaksbangPressindo.

Ningrum, W., Ismaya, .A., & Fajrie, N. 2020. Faktor-Faktor Pembentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Dalam Ekstrakurikuler Pramuka. Jurnal Prakarsa Paedogagia.3(1):105-117.

Purbasari, I., & Fajrie, N. 2020. Karakter Sosial Dalam Pola Pendidikan Masyarakat Pengrajin Anyaman Bambu Desa Jepang Kudus.prosiding Pendidikan Bela Negara. 88-92

Soekanto,Soerjono. 2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grapindo Persada.




DOI: https://doi.org/10.24176/jpi.v1i2.6200

Article Metrics

Abstract views : 53| PDF views : 39

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Terindeks

1. Google Scholar

2. DRJI

 

Flag Counter