CAMPUR KODE DAN ETNOGRAFI KOMUNIKASI DALAM INTERAKSI TAWAR MENAWAR DI PASAR SIMPANG TIGO

Astuti Samosir

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode dan etnografi komunikasi dalam interaksi tawar menawar. Penelitian ini dilakukan di pasar Simpang Tigo yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut. Pertama, interaksi tawar menawar di pasar Simpang Tigo menggunakan campur kode ke dalam (bahasa daerah) yaitu bahasa Indonesia-bahasa Minang, bahasa Indonesia-bahasa Jawa, bahasa Indonesia-bahasa Batak. Tujuan penggunaan campur kode beragam yaitu mulai dari penegasan, keakraban, kekeluargaan, dan sebagainya. Kedua, lima etnografi komunikasi yang ditemukan dalam interaksi tawar menawar di Pasar Simpang Tigo: interaksi tawar menawar menggunakan retorika yang unik, bahasa yang digunakan dalam interaksi tawar menawar di pasar Simpang Tigo beragam, budaya tawar menawar dari segi “waktu” penawaran sesuai dengan harga barang, durasi budaya tawar menawar berdasarkan jenis kelamin, tawar menawar berdasarkan usia, anak muda yang melakukan tawar menawar lebih relatif singkat dibandingkan dengan ibu-ibu.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24176/kredo.v2i2.2482

Article Metrics

Abstract views : 131| PDF views : 121

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


StatCounter - Free Web Tracker and Counter View My Stats

 In Collaboration With:

 
  
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.