KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR

Diani Febriasari - [ https://orcid.org/0000-0002-6681-8433 ]
Wenny Wijayanti

Sari


Di dalam lingkungan sekolah, siswa harusnya lebih bisa mengendalikan tuturan mereka. Hal ini terjadi karena di lingkungan sekolah adalah tempat mereka menuntut ilmu dan membentuk karakter. Akan tetapi pada kenyataannya dalam proses pengajaran masih ditemukan beberapa siswa yang menggunakan bahasa tidak santun kepada teman bahkan kepada guru. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa dialog maupun konversasi siswa dengan temannya dan siswa dengan guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, teknik rekam, dan wawancara. Dari hasil penelitian ditemukan adanya tuturan siswa yang mematuhi  maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatisan. Akan tetapi adapula tuturan siswa yang melanggara maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan  maksim kesimpatisan.

Kata kunci: kesantunan berbahasa, pembelajaran


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24176/kredo.v2i1.2557

Article Metrics

Sari views : 215| PDF views : 347

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


StatCounter - Free Web Tracker and Counter View My Stats

Indexed:

  


Free counters! 

 

Tools:     

Hasil gambar untuk mendeley 

 

 Anti Plagiarism:


 
 
In Collaboration With:
 
Hasil gambar untuk adobsi Hasil gambar untuk ikaprobsi
 
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.